Seleksi Pimpinan KPK

IPW Apresiasi Komisi III DPR Pilih Firli Bahuri dan 4 Pimpinan yang Baru KPK

Untuk itu menurut dia, semua kerja keras pansel dan komisi 3 dalam memilih pimpinan KPK periode baru ini patut dihargai semua pihak.

IPW Apresiasi Komisi III DPR Pilih Firli Bahuri dan 4 Pimpinan yang Baru KPK
WARTA KOTA/henry lopulalan
KETUA KPK KONPERS - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Agus Rahardjo (tengah) bersama Wakil Ketua KPK, yakni Laode M Syarif (kiri) dan Saut Situmorang (kanan) dalam jumpapres di halaman Gedung Merah-Putih, Jalan Kuning Persada ,Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu(12/9/2019). Pimpinan KPK menanggapi atas penyataan Calon Pimpinan (Capim) KPK petahana, Alexander Marwata, saat menjalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di Komisi III DPR. Ketiga pimpinan menyayangakan statmen Alex yang "menolak" pengumuman oleh Pimpinan KPK atas pelanggaran Etik yang dilakukan Capim KPK Firli Bahuri, dengan alasan tidak ada koordinasi. - Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Komisi 3 DPR RI karena telah memilih Irjen Pol Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Hal ini menunjukkan bahwa komisi 3 sangat menghargai kinerja pansel KPK yang sudah bekerja keras melakukan proses dari ratusan orang yang mendaftar menjadi capim KPK," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada Tribunnews.com, Jumat (13/9/2019).

Terpilihnya Firli juga menunjukkan bahwa komisi 3 DPR tidak terpengaruh dengan manuver-manuver pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Baik itu di internal maupun eksternal KPK.

"Itu mereka yang membully, memfitnah, mengkriminalisasi dan melakukan pembunuhan karakter terhadap capim KPK, khususnya terhadap Firli," ujar Neta S Pane.

Untuk itu menurut dia, semua kerja keras pansel dan komisi 3 dalam memilih pimpinan KPK periode baru ini patut dihargai semua pihak.

Baca: Kata Ilham untuk Sang Ayah: Sampai Jumpa Di Akhirat, Eyang Tercinta, Selamat Jalan

IPW berharap, Firli dan keempat komisioner lainnya yang terpilih tidak perlu menanggapi oknum-oknum komisioner yang bermanuver.

"Firli cs juga tak perlu menanggapi sikap "mabuk" oknum penasehat, oknum WP maupun pegawai KPK yang mengkriminalisasin ya. Diamkan saja," jelasnya.

Dia mendorong Firli dan pimpinan KPK lainnya bisa merangkul dan mengajak kerjasama agar terbangun soliditas di lembaga antirasuah.

"Tapi jika oknum penasehat, WP, dan pegawai KPK itu memang mau mundur persilahkan saja toh akan banyak aparatur polri, kejaksaan, dan masyarakat yang siap menggantikan mereka untuk membantu komisioner baru dalam membenahi KPK paradigma baru," ucapnya.

Dia berharap Firli dan empat pimpinan yang baru KPK tetap amanah, profesional, dan jalankan konsep kerja untuk membenahi lembaga antirasuah KPK seperti yang dipaparkan saat fit and profer test di DPR.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI telah merampungkan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper tes) terhadap 10 Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari 10 Capim KPK, Komisi III melakukan voting untuk menentukan 5 orang yang terpilih menjadi Komisioner KPK periode 2019-2023.

Adapun 5 Capim yang terpilih menjadi komisioner KPK yakni:

Alexander Marwata (Komisioner KPK), Firli Bahuri (Anggota Polri), Lili Pintauli Siregar (Advokat), Nawawi Pomolango (Hakim) dan Nurul Ghufron (Dosen‎).

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved