OTT KPK di Perum Perindo

Dirut Perum Perindo Tersangka, Diduga Menerima Suap Rp 423 Juta

Risyanto diduga menerima suap 30 ribu Dollar AS atau sekitar Rp 423 juta atas kuota impor ikan tahun 2019.

Dirut Perum Perindo Tersangka, Diduga Menerima Suap Rp 423 Juta
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas menunjukkan barang bukti berupa uang saat konferensi pers terkait OTT Perum Perikanan Indonesia di gedung KPK, Jakarta, Selasa (24/9/2019). KPK menahan dua orang tersangka yakni Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda dan Direktur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa sebagai penyuap serta mengamankan 30ribu USD terkait dugaan suap kuota impor ikan tahun 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Sedangkan Mujib Mustofa disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Pihak KPK akan melakukan penahanan terhadap kedua tersangka setelah penetapan tersangka ini.

Keduanya akan ditahan di rumah tahanan berbeda.

Pertemuan di Kafe

Saut menjelaskan, kasus ini terungkap setelah adanya informasi dari masyarakat.

Mulanya Perum Perindo sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki hak untuk melakukan impor ikan.

Perum Perindo dapat mengajukan kuota impor ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Setelah memperoleh izin, PT Perindo dapat melakukan impor langsung ke negara pemasok ikan.

Pada 16 September 2019, Mujib Mustofa selaku Direktur PT NAS menemui Dirut Perum Perindo, Risyanto Suanda, di sebuah hotel di Jakarta Selatan.

Direktur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa keluar menutupi wajahnya menggunakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/9/2019) dini hari. KPK resmi menahan dua orang tersangka yakni Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda dan Direktur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa sebagai penyuap serta mengamankan 30ribu USD terkait dugaan suap kuota impor ikan tahun 2019.  TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Direktur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa keluar menutupi wajahnya menggunakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (25/9/2019) dini hari. KPK resmi menahan dua orang tersangka yakni Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia Risyanto Suanda dan Direktur PT Navy Arsa Sejahtera Mujib Mustofa sebagai penyuap serta mengamankan 30ribu USD terkait dugaan suap kuota impor ikan tahun 2019. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Hal itu dilakukan karena Mujib mengetahui dapat menjadi pintu masuk untuk impor ikan.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved