Demo Tolak RUU KUHP dan KPK
7 Poin Pernyataan Sikap DPP IMM Sikapi Meninggalnya Mahasiswa Kendari Saat Berunjuk Rasa
Atas berbagai kondisi tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) menyatakan sikap.
Editor:
Hasanudin Aco
"IMM dan mahasiswa adalah agen perubahan dan kontrol terhadap berbagai kebijakan maupun peraturan serta kondisi-kondisi yang berseberangan dengan kepentingan rakyat. IMM memastikan diri akan selalu berada di garis terdepan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat yang tertindas," kata Najih.

6). DPP IMM mendesak kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) untuk mencopot Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara.
IMM menilai Kapolda Sultra adalah pihak yang paling bertanggung jawab karena telah lalai dalam melakukan pengawalan keamanan aksi unjuk rasa yang berujung jatuhnya korban jiwa yang tertembak dengan peluru tajam.
"Bukti meninggalnya Randi karena tertembak peluru tajam adalah bukti bahwa Kapolda gagal dalam melakukan kontrol internal dalam hal penerapan standar pengamanan aksi unjuk rasa," ujar Najih.
7). DPP IMM mendesak kepada pihak Kepolisian untuk segera melakukan investigasi terhadap meninggalnya Randi sampai dengan menemukan pelaku penembakan.
"Pelaku penembakan harus mempertanggungjawabkan tindakannya telah menghilangkan nyawa manusia. Pelaku harus ditindak dan diadili dengan seberat-beratnya," katanya.