Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Peneliti Imparsial Sebut Menristekdikti Gagal Paham Soal Iklim Demokrasi

Peneliti Imparsial, Anton Aliabbas, mengkritik pernyataan Menristekdikti Mohammad Nasir.

Peneliti Imparsial Sebut Menristekdikti Gagal Paham Soal Iklim Demokrasi
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir saat ditemui dalam acara peresmian Pilot Project Pengolahan Sampah Proses Termal (PLTSa Bantargebang), di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (25/3/2019). TRIBUNNEWS.COM/FITRI WULANDARI 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti Imparsial, Anton Aliabbas, mengkritik pernyataan Menristekdikti Mohammad Nasir.

Mohammad Nasir sebelumnya menyatakan akan memberi sanksi kepada rektor dan dosen yang mendukung aksi demonstrasi mahasiswa.

Anton menyeyangkan pernyataan Menristekdikti tersebut.

Terlebih menurutnya Indonesia adalah negara penganut sistem demokrasi.

Baca: Pelajar di Pemalang Ikut Aksi Penolakan RUU KPK, Dapat Ajakan Lewat Pesan Berantai

Baca: 5 Tips Agar Terbiasa Bangun untuk Sholat Tahajud di Sepertiga Malam

"Saya pikir jelas, posisinya ada ketidakmengertian Menristekdikti soal apa itu iklim demokrasi, kebebasan akademik, kebebasan berbicara dan bagaimana hubungan antara rektor dengan pemerintah," ujar Anton di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/9/2019).

Lebih lanjut Anton menjelaskan posisi rektor bukanlah perwakilan dari pemerintah.

Sehingga, mahasiswa tidak perlu berdialog lebih dulu dengan rektor sebelum menyampaikan aspirasinya di muka umum.

Baca: Profil dan Prestasi Semen Padang FC, Klub Berjuluk Kabau Sirah Milik PT Semen Padang

Baca: Ratusan Pelayat Datangi Rumah Duka Mahasiswa UHO Kendari yang Tewas Ditembak Saat Demo

Meski ada ancaman dari Menristekdikti, Anton mengimbau kepada para mahasiswa untuk tidak gentar.

Sebab, aspirasi mahasiswa justru memperkuat dan mempersehat demokrasi di Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved