Rusuh di Papua

50 Warga Jabar di Wamena Minta Dipulangkan, Nasib 450 Lainnya Belum Diketahui

Nasib ratusan warga asal Jawa Barat yang tinggal di Wamena, Papua, belum diketahui, menyusul kerusuhan di Wamena, September lalu.

50 Warga Jabar di Wamena Minta Dipulangkan, Nasib 450 Lainnya Belum Diketahui
repro whatsapp
Seorang warga mencium Orang Asli Papua (OAP) yang menyelamatkannya saat kerusuhan di Wamena terjadi, Senin, 23/9/2019. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Nasib ratusan warga asal Jawa Barat yang tinggal di Wamena, Papua, belum diketahui, menyusul kerusuhan di Wamena, September lalu.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, dari 500-an warga asal Jabar yang tinggal di Wamena, baru 50 orang yang sudah berhasil menjalin komunikasi dengan mereka dan meminta untuk dipulangkan.

"Ada sekitar 50-an yang sedang kami evakuasi sesuai permintaan dari koordinator di sana. Mereka khususnya keluarga-keluarganya yang ingin pulang duluan," kata Emil, sapaan Ridwan Kamil, di Kantor DPRD Jabar, Kamis (3/10/2019).

Pasca- kerusuhan di Wamena, mereka dievakuasi karena tempat tinggal mereka di Wamena tidak bisa dipakai setelah terbakar.

Baca: Pernikahan Laudya Cynthia Bella Dikabarkan Retak, Postingan IG Engku Emran Jadi Sorotan

Emil mengatakan sedang mencari jalan untuk memfasilitasi lebih banyak lagi warga asal Jabar yang berada di Papua untuk pulang.

"Saya doakan, mungkin dengan kondusivitas lebih baik, suatu hari nanti mereka masih bersemangat membangun Indonesia di Tanah Papua, di Wamena," katanya.

Sementara ini, kata Ridwan Kamil, ada kedaruratan yang mengharuskan sebagian warga kembali ke Jabar. Langkah pertama ini dirasa perlu dilakukan untuk keberlanjutan hidup warganya.

51 warga Minang, Sumatera Barat yang meminta dipulangkan dari Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2019).
51 warga Minang, Sumatera Barat yang meminta dipulangkan dari Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (3/10/2019). (TribunJakarta.com/ Bima Putra)

"Daripada gimana-gimana, kita lakukan seperti yang di Palu, kita siapkan. Mudah-mudahan bisa berangkat hari ini," katanya.

Dari 50 warga yang tengah mereka evakuasi, kata Emil, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Ridwan Kamil mengatakan belum melakukan komunikasi lebih lanjut mengenai evakuasi selanjutnya.

Halaman
1234
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved