Polisi Konfrontasi Munarman Dengan Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengkonfrontir pernyataan Sekretaris Umum FPI, Munarman, dengan pengurus DKM Al Falah, Supriyadi.

Polisi Konfrontasi Munarman Dengan Tersangka Penganiayaan Ninoy Karundeng
Tribunnews.com/ Rizal Bomantama
Munarman, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (15/7/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengkonfrontir pernyataan Sekretaris Umum FPI, Munarman, dengan pengurus DKM Al Falah, Supriyadi.

Supriyadi diketahui sudah menjadi tersangka kasus penganiayaan terhadap pegiat media sosial Ninoy Karundeng.

Penyidik meminta keterangan keduanya setelah proses pemeriksaan Munarman sebagai saksi selesai, Rabu (9/10/2019) sore.

Baca: Pelatih Timnas UEA Sebut Timnas Indonesia Punya Kualitas Spesial

"Keterangan dari pak Munarman mau dikonfrontir dari pak Supriyadi yang saat ini tahan titipan di Krimum," kata tim kuasa hukum Munarman, Aziz Yanuar, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Aziz membantah bila Munarman bakal ditahan.

Menurutnya, pemeriksaan Munarman sebagai saksi sudah selesai setelah berita acara penyidikan (BAP) ditandatangani kliennya.

Dirinya juga membantah ada perbedaan pernyataan antara Munarman dengan Supriyadi soal rekaman CCTV Masjid Al Falah.

Baca: Firmansyah Sudah Tiga Hari Hilang di Sungai Enim Muaraenim

Rekaman tersebut diduga memuat soal penganiayaan Ninoy Karundeng.

"Tidak ada perbedaan, karena fakta-fakta yang ditujukan di handphone itu sama," tutur Aziz.

Halaman
1234
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved