Seusai Diperiksa KPK, Rizal Djalil Bantah Berpolemik dengan Ahok

Rizal Djalil diketahui pernah melakukan audit kerugian negara hingga audit rutin untuk pemerintahan daerah.

Seusai Diperiksa KPK, Rizal Djalil Bantah Berpolemik dengan Ahok
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Anggota IV BPK Rizal Djalil seusai diperiksa KPK sebagai tersangka kasus suap proyek SPAM di Kementerian PUPR, Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (9/10/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus suap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Rizal Djalil membantah telah berpolemik dengan Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok.

Hal tersebut diungkapkan Djalil seusai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta sebagai tersangka atas kasus yang menjerat dirinya.

"Saya tidak pernah berpolemik dengan excellency Mister A atau BTP. Saya tidak pernah berpolemik dengan beliau. Saya menghormati beliau sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta. Ini supaya clear," ucap Djalil, Rabu (9/10/2019).

Rizal Djalil diketahui pernah melakukan audit kerugian negara hingga audit rutin untuk pemerintahan daerah.

Pada 2015, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berang saat laporan keuangan DKI Jakarta mendapat opini Wajar dengan Pengecualian (WDP).

Baca: Pesawat Hercules dan Helikopter TNI Antar Pengungsi Kerusuhan Kembali ke Wamena

Ahok lantas menantang para pejabat BPK untuk buka-bukaan harta kekayaan.

"Saya mau nantang semua pejabat di BPK yang ada, bila perlu buktikan pajak yang kalian bayar, harta kalian berapa, biaya hidup kalian, anak-anak Anda kuliah di mana," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2015).

Saat itu, Rizal Djalil menjabat anggota BPK.

Pada April 2016, BPK juga melakukan audit terhadap pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov DKI Jakarta.

Rizal Djalil juga termasuk dari bagian di dalamnya karena masih menjabat anggota BPK

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved