Menkopolhukam Wiranto Diserang
Berkaca Dari Kasus Wiranto, Presiden Jokowi Ingatkan Seluruh Menterinya Selalu Waspada
Berkaca dari kasus yang menimpa Menkopolhukam Wiranto, Presiden Jokowi mengingatkan seluruh menterinya untuk selalu waspada.
Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berkaca dari kasus yang menimpa Menkopolhukam Wiranto, Presiden Jokowi mengingatkan seluruh menterinya untuk selalu waspada.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengaku ketika Jokowi mendengar kabar Wiranto jadi korban penusukan, dirinya sedang berada bersama presiden.
"Ketika kejadian kebetulan saya sedang dengan presiden dan Pak Mensesneg. Presiden langsung memberikan arahan agar semua pejabat sekarang ini dalam kondisi seperti ini untuk dilakukan pengamanan dasar," kata Pramono Anung di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019).
Baca: Sambangi Kediaman Megawati, Pimpinan MPR Tanpa Perwakilan NasDem
Pramono mengatakan pada era pemerintahan Presiden Jokowi memang banyak pejabat dan menteri yang tidak mau dikawal.
Melihat ancaman yang dialami Wiranto, para menteri diminta waspada.
Baca: Dicalonkan PSSI jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021, Risma Tertantang Benahi Stadion di Surabaya
"Sekarang ini banyak di era Pak Jokowi para pejabat, menteri, dan sebagainya tidak mau dikawal. Enggak mau pakai pengawalan tapi kalau melihat ini, ancaman itu riil dan ancaman ini dipersiapkan," kata Pramono.
Baca: Alun-Alun Menes Dijaga Puluhan Aparat Kepolisian Setelah Peristiwa Penusukan Terhadap Wiranto
Peristiwa di Pandeglang tersebut, lanjut Pramono memperlihatkan memang sel jaringan terori masih ada dan nyata.
Sehingga Presiden meminta Setneg dan Seskab segera mengkordinasikan pengamanan terhadap pejabat negara.
"Pengawalan tidak perlu berlebihan tapi kewaspadaan itu jadi sangat penting," katanya.
Ditusuk pakai pisau ala ninja
Pihak kepolisian membenarkan bahwa Menko Polhukam Wiranto ditusuk menggunakan pisau ala ninja.
Berdasarkan foto yang beredar, senjata yang digunakan penyerang bernama kunai.
Senjata tajam tersebut digunakan Syahril Alamsyah (SA) alias Abu Rara untuk menusuk Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten siang ini, Kamis (10/10/2019).
Senjata tersebut berwarna hitam dengan bulatan di ujung pegangannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-jokowi-jenguk-wiranto-di-rspad_20191010_182630.jpg)