Kemlu : Belum Ada WNI Jadi Korban Badai Hagibis di Jepang

KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat WNI untuk selalu waspada dan mengikuti informasi dan arahan otoritas setempat.

Kemlu : Belum Ada WNI Jadi Korban Badai Hagibis di Jepang
Himawari-8 / Japan Meteorological Agency (JMA) via Twitter/@severeweatherEU
Typhoon Hagibis atau Taifun Hagibis mendekati wilayah Jepang, dilihat dari satelit Himawari-8. Foto ini diunggah oleh akun Twitter @severeweatherEU pada Jumat (11/10/2019) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri melaporkan sampai saat ini KBRI Tokyo dan KJRI Osaka belum menerima laporan adanya korban jiwa dari warga negara Indonesia (WNI), akibat badai Hagibis yang melanda Jepang sejak Sabtu kemarin (12/10/2019).

Hal itu Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah dalam keteranganya, Minggu (13/10/2019).

"Hingga saat ini belum ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban langsung dari Badai Hagibis," ujar dia.

Baca: Viral Driver Ojol Kehilangan Motor Langsung Direspons Cepat Awkarin: Senin Kami Bertemu

Baca: Curahan Hati Mantan Dandim Kendari, Ikhlas Terima Konsekuensi dari Perbuatan Istri

Baca: Jadwal Lengkap Final Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2019, Tiga Wakil Indonesia Hadapi Tiongkok

Faizasyah menuturkan, jumlah WNI yang bermukim di Jepang mencapai 56.346 orang.

Ia melanjutkan, KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat WNI untuk selalu waspada dan mengikuti informasi dan arahan otoritas setempat.

WNI dapat menghubungi, Hotline KBRI Tokyo +8180-4940-7419 dan +8180-3506-8612; serta
Hotline KJRI Osaka: +8180-3113-1003.

"Jika menghadapi situasi kedaruratan dapat menekan Tombol Darurat pada aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri," jelas dia.

Diketahui, Badai Hagibis mendekati wilayah daratan Pulau Honshu, Jepang, sejak Sabtu dini hari.

Otoritas setempat telah memberikan peringatan untuk waspada termasuk kemungkinan banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi dan meluapnya air sungai.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved