Rusuh di Papua

Warga Pendatang Mulai Kembali, Tapi Bahaya Hoax Masih Bertebaran di Papua

Paulus meminta semua pihak untuk berhenti menyebarkan berita bohong yang dapat kembali membuat situasi panas.

Warga Pendatang Mulai Kembali, Tapi Bahaya Hoax Masih Bertebaran di Papua
Igman Ibrahim
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw memastikan warga pendatang yang sempat mengungsi akibat dari kerusuhan Papua telah mulai datang kembali.

Namun hingga kini, masih terdapat berita bohong (hoax) yang mempengaruhi masyarakat.

"Sudah (kembali). Aktivitas ekonomi udah jalan, ada hoaks yang memengaruhi masih ada dan terus kami tangani," kata Paulus saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Paulus meminta semua pihak untuk berhenti menyebarkan berita bohong yang dapat kembali membuat situasi panas. Ia mengharapkan, semua pihak untuk menjaga kondusifitas.

Baca: Kapolda Papua Sebut Cukup Besar Kerugian Pasca Kerusuhan

"Stop lah memberikan pemberitaan membohongi rakyat, mengintimidasi rakyat, baik kekerasan-kekerasan. Kita mau hidup nyaman," katanya.

Di sisi lain, pihaknya akan menindak tegas bagi kelompok yang menjadi aktor adanya kekerasan di Papua. Begitu juga pihak yang menyebarkan berita bohong mengenai kondisi Papua.

"Beberapa kelompok yang memang menenggarai jadi aktor daripada kekerasan kita tetap ungkap mereka termasuk berita bohong itu. Kita tangkap dan ungkap," pungkasnya.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved