Kabinet Jokowi Maruf

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi: Ada 15 Desa Kategori Fiktif

"Kalau di Jawa Barat pasti tidak ada. Kami pastikan itu. Tapi kalau di daerah lain, tim kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak

Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi: Ada 15 Desa Kategori Fiktif
ISTIMEWA
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Budi Arie Setiadi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Budi Arie Setiadi mengungkap terkait keberadaan 'desa siluman' salah satunya diduga keberadaannya di wilayah Konawe Sulawesi Tenggara.

Disela- sela kunjungan di Desa Cieurih Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka Rabu (6/11 /2019) kemarin ia memastikan tak ada desa fiktif di Provinsi Jawa Barat.

"Kalau di Jawa Barat pasti tidak ada. Kami pastikan itu. Tapi kalau di daerah lain, tim kami sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan pengecekan lapangan. Kami akan merespon cepat soal ini. Tunggu saja," ujar Budi Arie Setiadi.

Baca: Anggaran Pendidikan 2020 Rp 508 Triliun, Jokowi: Ini Duit Semua, Hati-Hati dengan Angka seperti Ini

"Dalam temuan Kemendes PDTT memamg ada 15 desa yang dapat dikategorikan fiktif. Tapi dalam hemat kami itu tidak signifikan di banding sekitar 74. 954 desa. Tapi ada kemungkinan juga soal adminiatrasi. Prosentase nya sangat kecil, " jelas Budi.

Wamendes Budi Arie Setiadi7111
Wamendes PDTT Budi Arie Setiadi Setiadi

"Tugas memproses penyelewengan dana dana itu tugas aparat hukum. Tugas kami di Kemendes adalah memastikan uang rakyat digunakan seutuh- utuhnya untuk kemajuan dan kemakmuran desa," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat hukum segera menangkap pelaku pembuat desa fiktif untuk mendapatkan dana desa.

Menurut Jokowi peluang terciptanya desa fiktif bisa terjadi. Indonesia adalah negara besar yang memiliki 514 kabupaten/kota dan memiliki 74.800 desa. Jokowi mengatakan mengelola desa sebanyak itu tidak mudah.

Baca: Istana Jamin Lima Nama Calon Dewan Pengawas KPK Kredibel dan Kompeten

"Kita kejar agar pelaku pembuat desa fiktif itu ditemukan, tertangkap.Kkalau informasi ada desa siluman benar, desanya hanya pakai plang, tapi warganya tidak ada, bisa terjadi," ujar Joko Widodo di JI-Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan telah menerjunkan tim untuk memeriksa langsung informasi keberadaan desa fiktif yang menerima aliran dana desa. Informasi yang beredar adalah lokasi desa fiktif tersebut berada di Konawe, Sulawesi Tenggara.

"Tim kami sudah bergerak ke sana dengan Pemprov (pemerintah provinsi). Ada empat (desa, red) yang diduga fiktif, tidak ada penduduknya diberikan anggaran. Itu kita cek," ujar Tito Karnavian.

Baca: Disindir Jokowi Soal Bunga Kredit, Apa Kata Bankir?

Tito mengatakan pihak Kementerian Dalam Negeri tidak bisa bekerja sendiri dalam menelusuri desa-desa fiktif tersebut karena terdapat lebih dari 70 ribu desa di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Dalam Negeri menggandeng pemerinah daerah untuk memeriksa wilayahnya masing-masing.

Baca: Jabatan Wakil Panglima TNI: Dihapus di Era Gus Dur, Dihidupkan di Pemerintahan Jokowi

"Kami kerjasama dengan provinsi, tim gabungan. Bergabung dengan Polda Sulawesi Tenggara," kata mantan kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia tersebut.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved