Rapat Perdana dengan Komisi I DPR, Prabowo Sebut Kebijakan Tak Boleh Berdasar Doa dan Harapan

Menhan, Prabowo Subianto menyatakan jika dalam proses perumusan kebijakan di bidang pertahanan tidak boleh berdasarkan doa dan harapan.

Rapat Perdana dengan Komisi I DPR, Prabowo Sebut Kebijakan Tak Boleh Berdasar Doa dan Harapan
Screenshot dari channel YouTube DPR RI
Menteri Pertahan (Menhan), Prabowo Subianto@ channel YouTube DPR RI 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Pertahan (Menhan), Prabowo Subianto menyatakan jika dalam proses perumusan kebijakan di bidang pertahanan tidak boleh berdasarkan doa dan harapan.

Pernyataan ini Prabowo ungkapkan saat gelaran rapat perdana Menhan dengan Komisi I DPR RI, Senin (11/10/2019).

Turut hadir pula mendampingi Prabowo Wakil Menteri Pertahan, Wahyu Sakti Trenggono.

Dikutip dari siaran live streaming channel YouTube DPR RI, Prabowo menjelaskan harapan dan doa bukan landasan yang benar untuk merumuskan kebijakan.

"Hope is not policy (harapan bukan kebijakan)" ujar Prabowo.

Selain harapan perumusan kebijakan juga tidak boleh bedasarkan doa, meskipun bangsa Indonesia sebagai negara yang beragaman.

Baca: Nilai Pelamar P1/TL pada SKD 2018 Bisa Digunakan untuk Daftar CPNS 2019, Simak Ketentuannya

"Strategi tidak dibolehkan dengan doa," lanjutnya.

Menurut Prabowo dasar filosofis yang betul sebagai dasar perumusan kebijakan mengaju kepada tujuan terbentuknya negara.

Tercantum jelas jika tujuan bangsa Indonesia di Pembukaan UUD NKRI 1945 menyebut tujuan negara adalah melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved