Mahfud MD Sebut Jokowi Pernah Minta KPK Prioritaskan Kasus Besar Tapi Tak Kunjung Diungkap

Mahfud pun mengisahkan cerita yang didengarkannya langsung dari Jokowi dalam sebuah pertemuan itu berujung tak sesuai harapan

Mahfud MD Sebut Jokowi Pernah Minta KPK Prioritaskan Kasus Besar Tapi Tak Kunjung Diungkap
KOMPAS.COM/KRISTIAN ERDIANTO
Menko Polhukam Mahfud MD 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizal Bomantama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menkopolhukam Mahfud MD menceritakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah meminta KPK untuk memprioritaskan penyelesaian penanganan kasus-kasus besar dan menyita perhatian publik.

Hal itu diungkap Mahfud MD ketika bertemu dengan sejumlah pegiat antikorupsi di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (11/11/2019).

Baca: Tersangka Swasta Kasus Suap Impor Bawang Putih Tulis Surat Terbuka untuk Jokowi

Mahfud pun mengisahkan cerita yang didengarkannya langsung dari Jokowi dalam sebuah pertemuan itu berujung tak sesuai harapan.

Karena KPK tak kunjung mengungkap kasus yang diminta Jokowi untuk diprioritaskan.

“Saya diberi tugas salah satunya dalam hal penguatan pemberantasan korupsi, menurut presiden yaitu dengan jalan penuntasan kasus-kasus besar. Tapi laporan ke KPK tidak juga diungkap,” cerita Mahfud MD.

Sebagai jalan menuju itu, Mahfud mengatakan Presiden Jokowi meminta untuk kejaksaan dan kepolisian diperkuat pada tataran teknis.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan belum maunya Jokowi untuk menerbitkan Perppu (peraturan pemerintah pengganti undang-undang) KPK bukan menjadi indikator bahwa pemberantasan korupsi diperlemah.

Baca: Novel Baswedan Diserang Dewi Tanjung dan OC Kaligis, Gempuran Terhadap KPK?

Mahfud menegaskan Jokowi masih menghormati proses uji materi yang berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Beliau mengatakan belum mau menerbitkan Perpu karena masih ada proses di MK, bukannya tidak mau. Beliau menambahkan siapa tahu keputusan di MK bagus, nanti akan kita analisis dan akan diperbaiki,” pungkasnya.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved