Peneliti: Gugatan Agus Raharjo Cs Beri Pesan Ada Persoalan Serius Terkait Proses Revisi UU KPK

Menurut Erwin Natosmal, JR yang diajukan tiga pimpinan KPK ini jauh lebih kuat dibanding yang sudah diajukan pihak lain ke MK.

Peneliti: Gugatan Agus Raharjo Cs Beri Pesan Ada Persoalan Serius Terkait Proses Revisi UU KPK
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Foto ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peneliti dari Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar menilai positif, tiga Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajukan Judicial Review (JR) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK ke Mahkamah Konstitusi (MK), Rabu (20/11/2019).

Tiga Pimpinan KPK itu adalah Agus Rahardjo, Laode M Syarif, dan Saut Situmorang.

Menurut Erwin Natosmal, JR yang diajukan tiga pimpinan KPK ini jauh lebih kuat dibanding yang sudah diajukan pihak lain ke MK.

"Pengujian ini lebih kuat dari beberapa JR yang dilakukan pihak lain karena legal standing mereka lebih kuat dibandingkan para pemohon lainnya," ujar Erwin Natosmal kepada Tribunnews.com, Rabu (20/11/2019).

JR yang diajukan tiga pimpinan KPK ini, imbuh dia, memberikan pesan adanya persoalan serius dari revisi UU KPK.

"Dengan JR yang dilakukan oleh tiga pimpinan ini memberikan pesan ke publik  ada persoalan serius dengan proses revisi UU KPK kali ini," jelasnya. 

Pasalnya kata dia, tiga pimpinan KPK sebagai penanggung jawab tertinggi lembaga tidak diikutkan dalam revisi UU KPK. Karena pimpinan KPK adalah pihak paling terdampak dari kebijakan ini. 

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan, selain tiga pimpinan KPK, pemohon gugatan ini juga terdiri dari para aktivis antikorupsi dan didampingi 39 advokat yang tergabung dalam Tim Advokasi UU KPK.

"Jadi ada beberapa orang. Kemudian kita didampingi oleh lawyer-lawyer kita. Kemudian kita nanti mengundang ahli," kata Agus di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (20/11/2019).

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved