Imam Nahrawi Diadili

Seusai Diperiksa KPK, Imam Nahrawi 'Kangen' Jadi Menpora

Uang tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi Menpora dan pihak Iain. Saat ini, Imam dan Ulum telah ditahan KPK.

Seusai Diperiksa KPK, Imam Nahrawi 'Kangen' Jadi Menpora
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Mantan Menpora Imam Nahrawi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menjalani pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Imam hanya menjalani pemeriksaan selama satu jam atas kasus yang menjeratnya, yakni kasus dana hibah Kemenpora ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tahun 2018.

Keluar dari dalam kantor KPK pukul 14.33 WIB, Imam Nahrawi nampaknya masih 'kangen' menjabat sebagai menpora.

Ia berharap Indonesia meraih hasil terbaik di ajang Sea Games 2019 Filipina.

Baca: Tiga Pimpinan KPK Gugat Ke MK, Agus Rahardjo Cs Tak Paham Ketatanegaraan

"Doakan ya, Indonesia nanti ini, apa menyongsong Sea Games 2019 di Filipina," ucap Imam di lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).

Selain itu, ia mengaku hari ini KPK memperpanjang masa penahanannya.

"Sebentar, perpanjangan. Belum saya baca (lama perpanjangan). Makasih ya. Salam buat keluarga," katanya sebelum meninggalkan gedung KPK.

Dalam kasus ini, Imam ditetapkan sebagai tersangka bersama asisten pribadinya, Miftahul Ulum, berdasarkan pengembangan kasus dana hibah Kemenpora ke KONI tahun 2018.

Baca: Kuasa Hukum: Apa Dasarnya KPK Minta Interpol Cari Sjamsul-Itjih Nursalim?

Imam diduga menerima total Rp26,5 miliar dengan rincian Rp14,7 miliar dari suap dana hibah Kemenpora ke KONI, dan penerimaan gratifikasi Rp11,8 miliar dari sejumlah pihak dalam rentang 2016-2018.

Penerimaan Imam Nahrawi diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada Kemenpora.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved