Selasa, 5 Mei 2026

Satu Suporter Indonesia Dipulang Polisi Malaysia Setelah Sempat Ditahan 20 Hari

Mabes Polri memastikan satu suporter Indonesia atas nama Andreas Setiawan telah diperbolehkan pulang oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM).

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra, saat ditemui selepas acara diskusi di Hotel Cosmo Amarossa, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019) 

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh PDRM, dipastikan ketiga WNI tersebut tidak terbukti masuk dalam jaringan teroris.

"Jadi kita lakukan pengecekan ulang ke sana bahwa yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan berkaitan dengan terorisme. Jadi tidak benar kalau yang bersangkutan termasuk jaringan terorisme tersebut," kata Argo Yuwono.

Argo menjelaskan, tudingan terorisme tersebut bermula saat ketiga NI tersebut menonton pertandingan bola antara Indonesia Vs Malaysia di Bukit Jalil, Malaysia, Selasa (19/11/2019) lalu.

Ketika itu, pihak PDRM memeriksa tas ketiga WNI tersebut.

Saat dilihat handphone (HP) milik mereka, PDRM melihat salah satunya sudah menghapus akun Facebook pribadinya.

"Yang bersangkutan digeledah tasnya dan kemudian dilihat handphonenya. Pada saat handphonenya itu dilihat, di sana ada salah satu tersangka ini sudah menghapus facebook. Artinya menghapus facebook itu sebelum dilakukan pemeriksaan," jelasnya.

"Jadi facebooknya sudah dihapus, kemudian dari pihak malaysia mempermasalahkan dikiranya ini adalah kaitannya dengan jaringan terorisme di sana," ujarnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved