Kemampuan Membaca dan Matematika Siswa Indonesia Berada Pada Peringkat 72 dari 77 Negara

Berdasarkan hasil PISA 2018 menunjukkan kemampuan siswa Indonesia dalam membaca, meraih rata-rata skor 371.

Kemampuan Membaca dan Matematika Siswa Indonesia Berada Pada Peringkat 72 dari 77 Negara
Tribunnews/Jeprima
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim di Gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) yang berpusat di Paris, Perancis, merilis Program Penilaian Pelajar Internasional atau Programme for International Student Assessment (PISA) 2018.

Dalam penilaiannya, Indonesia termasuk dalam negara yang dinilai melalui PISA.

Berdasarkan hasil PISA 2018 menunjukkan kemampuan siswa Indonesia dalam membaca, meraih rata-rata skor 371.

Sementara untuk sains rata-rata skor siswa Indonesia yakni 396, dan matematika yakni 379.

Baca: Indonesia Masuk Kriteria Valentino Rossi untuk Menggelar Seri Penutup MotoGP di Masa Depan

Penilaian ini membuat Indonesia berada di peringkat 72 dari 77 negara.

Indonesia hanya memiliki skor yang lebih baik dibandingkan Maroko, Lebanon, Kosovo, Republik Dominika, dan Filipina.

China, Singapura, Hongkong, Macao, dan Estonia menjadi lima negara tertinggi dalam peringkat PISA.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, menyebut penilaian dari PISA memberikan perspektif baru untuk mengukur pendidikan di Indonesia.

Baca: Begini 3 Cara Cek Lolos atau Tidak, Seleksi Administrasi CPNS 2019, Jangan Login SSCN di Tanggal Ini

"Kenapa laporan PISA sangat penting, yang pertama ini memberikan kita perspektif. Kenapa perspektif itu penting, karena memberikan kita suatu insight yang baru, suatu angle baru. Bukan untuk hanya mengukur kita tapi untuk menunjukan hal hal yang tidak sadari pada diri kita," ujar Nadiem Makarim dalam sambutannya di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Menurut Nadiem, penilaian yang dilakukan PISA merupakan masukan berharga untuk mengevaluasi dan membenahi sistem pendidikan di Indonesia.

Baca: Membongkar Harta Kekayaan Nadiem Makarim, Dia Buka-bukaan di Acara Najwa Shihab

"Hasil penilaian PISA menjadi masukan yang berharga untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia yang akan menjadi fokus Pemerintah selama lima tahun ke depan," tutur Nadiem.

Mantan CEO Gojek ini juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi untuk meningkatkan kualitas untuk menghadapi tantangan zaman.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved