Ulas PP 41 Tahun 2003, Erick Thohir: Kementerian BUMN Tak Bisa Gabungkan & Bubarkan Perusahaan Sakit

Menteri BUMN, Erick Thohir dalam raker perdana dengan Komisi VI DPR mengungkapkan sedang mengulas Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2003.

Ulas PP 41 Tahun 2003, Erick Thohir: Kementerian BUMN Tak Bisa Gabungkan & Bubarkan Perusahaan Sakit
Tribunnews/Herudin
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir. 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dalam Rapat Kerja Perdana dengan Komisi VI DPR mengungkapkan sedang mengulas Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2003.

PP tersebut mengatur tentang Pelimpahan Kedudukan, Tugas, dan Kewenangan Menteri Keuangan Pada Perusahaan Perseroan (Persero), Perusahaan Umum (Perum), dan Perusahaan Jawatan (Perjan) Kepada Menteri Negara BUMN.

Dikutip Tribunnews.com dari video yang diunggah di kanal Youtube Kompas TV, Selasa (3/12/2019), Erick Thohir menjelaskan Kementerian BUMN tidak dapat menggabungkan perusahaan dan tidak dapat membubarkan perusahaan di mana perusahaan tersebut sudah tidak sehat.

"Kita juga sedang mereview yang namanya PP 41 Tahun 2003," jelas Erick Thohir.

"Di mana kami sebagai Kementerian BUMN tidak bisa istilahnya memerger (penggabungan) perusahaan, tidak bisa menglikuidasi (pembubaran) perusahaan sedangkan perusahaan itu mungkin sudah benar-benar sakit atas kebijakan yang sebelumnya," tandasnya.

Menteri BUMN, Erick Thohir dalam rapat kerja perdana dengan Komisi VI DPR, Senin (2/12/2019).
Menteri BUMN, Erick Thohir dalam rapat kerja perdana dengan Komisi VI DPR, Senin (2/12/2019). (Tangkap Layar kanal YouTube Kompas TV)

Erick Thohir menambahkan akan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) yang mengatur tentang pembentukan anak perusahaan maupun cucu perusahaan BUMN.

Menurutnya untuk membentuk anak atau cucu perusahaan baru harus disertai dengan alasan yang jelas.

Erick Thohir akan memberhentikan apabila alasan yang diajukan dalam pembentukan anak atau cucu perusahaan baru tersebut tidak jelas.

"Karena itu izin kita juga akan mengeluarkan Permen yang tidak lain pembentukan anak perusahaan atau pun cucu-cucu perusahaan itu harus ada alasannya," terang Erick Thohir.

"Saya tidak akan menyetop mereka membuka anak perusahaan, tetapi kalau alasannya tidak jelas baru saya stop," tambahnya.

Halaman
123
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved