Sesalkan Munas Golkar, Rocky Gerung: Golkar Akan Hidup dalam Dendam, karena Ada Orang yang Disakiti

Rocky Gerung menyesalkan jalannya Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar tahun 2019 ini. Ia meyakini jalannya munas diintervensi Istana.

Sesalkan Munas Golkar, Rocky Gerung: Golkar Akan Hidup dalam Dendam, karena Ada Orang yang Disakiti
YouTube Rocky Gerung Official
Rocky Gerung dalam kanal YouTube Rocky Gerung Official, Kamis (12/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat politik Rocky Gerung menyesalkan jalannya Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar tahun 2019.

Lantaran, Munas kali ini memutuskan Airlangga Hartarto kembali menjadi Ketua Umum Golkar secara aklamasi.

Padahal sebelumnya banyak kader yang bersedia bersaing di bursa calon ketua umum.

"Saya menyesalkan tradisi Golkar yang semestinya tumbuh secara profesional," ujar Rocky Gerung dikutip Tribunnews.com dari Youtube Rocky Gerung Official, Sabtu (14/12/2019).

Rocky Gerung meyakini jalannya Munas Golkar mendapat intervensi dari istana.

"Saya kira itu benar (Airlangga terpilih karena pesanan istana), karena sinyalnya keras sekali. Harus aklamasi, jadi kalau ada pesaingnya ya pasti istana akan intervensi," ujarnya.

Rocky Gerung menyebut jalannya Partai Golkar akan diwarnai aroma dendam.

"Saya duga nanti Golkar akan hidup dalam dendam, karena ada orang yang disakiti, disingkirkan dalam persaingan, dan itu di hari terakhir (sebelum pemilihan ketua umum)," ucapnya.

Rocky Gerung mengaku mendapat beragam informasi terkait Munas Golkar melalui teman-temannya yang menjadi kader partai berlogo pohon beringin tersebut.

"Saya denger macem-macem, 'gerbong kita diputus relnya sehingga balik ke stasiun'," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved