Sabtu, 30 Agustus 2025

Dewan Pengawas KPK

Perjalanan Karir Tumpak Hatorangan Panggabean hingga Jadi Dewas KPK

Satu diantaranya ada nama Tumpak Hatorangan Panggabean. Tumpak bersama empat rekannya akan dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Editor: Johnson Simanjuntak
Tribunnews.com/Tribunnews.com/Lendy Ramadhan
Mantan Komisioner KPK, Tumpak Hatorangan Pangabean jalan menuju gedung utama Pusdiklat Kemenkes RI di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2015), setelah menghabiskan waktu istirahat sekitar 15 menit di kantin kawasan gedung untuk kembali beraktivitas sebagai asessor dalam tes capim KPK. (Tribunnews.com/Lendy Ramadhan) 

Pada 2015, nama Tumpak masuk sebagai salah satu Tim Sembilan untuk menyelesaikan kisruh Polri-KPK saat itu.

Riwayat Pekerjaan Singkat:

1973 - 2003 Kejaksaan Agung RI

Jaksa
* Kajari Pangkalan Bun (1991 - 1993)
* Asintel Kejati Sulteng (1993 - 1994)
* Kajari Dili (1994 - 1995)
* Kasubdit Pengamanan Ideologi dan Politik Pada JAM Intelijen (1996
- 1997)
* Asintel Kejati DKI Jakarta (1997 - 1998)
* Wakajati Maluku (1998 - 1999)
* Kajati Maluku (1999 - 2000)
* Kajati Sulawesi Selatan (2000 - 2001)
* SESJAMPIDSUS (2001 - 2003)

Riwayat Pelatihan, Seminar dan Lokakarya:

* Diklat Analisis Kebijaksanaan (1994),
* Diklat Peningkatan Mutu Kepemimpinan Aparatur (1995),
* Diklat SPAMEN (1996), Diklat Pembentukan Jaksa (1974),
* Diklat Tar.Luhkum (1983), Diklat Jaksa Spesialis (1985),
* Diklat Suspa Lidik (1980), Diklat Suspa Intelstrat Tk. 1 (1982)

Lain-Lain:

* Satya Lencana Karua Satya XX Tahun (1997)
* Satya Lencana Karya Satya XXX (2003)
* Diusulkan oleh Jaksa Agung RI untuk bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (2003). (*)

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan