Breaking News:

Ekspor Benih Lobster

Soal Polemik Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo: Banyak Masyarakat yang Lapar Akibat Permen Nomor 56

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta polemik ekspor benih lobster tidak hanya dilihat dari satu sisi saja.

TRIBUN/DENNIS DESTRYAWAN
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo meminta polemik ekspor benih lobster tidak hanya dilihat dari satu sisi saja.

Edhy Prabowo mengatakan masalah ekspor benih lobster untuk menyelesaikan sejumlah masalah yang ada sekarang ini.

Edhy Prabowo diketahui berencana membuka keran ekspor benih lobster yang sebelumnya dilarang pada era menteri Susi Pudjiatuti.

Baca: Bersantai dengan Senja, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti Ucapkan Selamat Natal

“Jadi anda jangan melihat dari satu sudut saja ya. Yang kita lihat adalah kita akan memperbaiki salah satu dari sekian banyak itu Permen 56,” kata Edhy Prabowo usai bersilaturahmi di kediaman Menko Maritim Luhut Pandjaitan, Jakarta, Rabu (25/12/2019).

Adapun Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 tentang Larangan Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan dari Indonesia.

Baca: Luhut Sambut Prabowo di Perayaan Natal, Beliau Teman Lama

Menurut Edhy Prabowo akibat dari larangan tersebut membuat sejumlah pegusaha tidak bisa menangkap benih lobster.

Padahal banyak pengusaha yang ingin membudidayakan lobster.

Permen larangan tersebut menurut Edhy membuat pembesaran lobster tidak bisa dilakukan dengan budidaya melainkan harus di alam.

Sementara lobster yang berada di alam jumlahnya tidak sampai satu persen.

Halaman
12
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved