Kasus Alat Kesehatan

KPK Buka Peluang Panggil Rano Karno dalam Sidang Kasus Wawan

KPK membuka peluang menghadirkan Rano Karno dalam sidang kasus korupsi pengadaan alat kedokteran

KPK Buka Peluang Panggil Rano Karno dalam Sidang Kasus Wawan
Alex Suban/Alex Suban
Rano Karno. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menghadirkan Rano Karno dalam sidang kasus korupsi pengadaan alat kedokteran (alkes) di Provinsi Banten yang menyeret adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Chaeri Wardana (Wawan).

"Mengenai apakah akan dipanggil atau tidak, tentunya nanti akan melihat kebutuhan perkara. Apakah memang ditujukan untuk dipanggil atau tidak JPU (Jaksa Penuntut Umum) yang akan menentukan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020).

Terkait nama Rano Karno disebut menerima uang sebesar Rp700 juta, KPK akan mendalami fakta yang muncul di persidangan.

Baca: MAKI Ancam Gugat Kejagksaan Agung Bila Tak Kunjung Ada Tersangka dalam Kasus Jiwasraya

"KPK akan dalami dan mengembangkan lebih lanjut," kata Ali.

Sebelumnya, Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Djadja Buddy Suhardja menyebut bahwa mantan Wakil Gubernur Banten Rano Karno mendapatkan uang Rp700 juta terkait pengadaan alat kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten tahun anggaran 2012.

Menurut Djadja, pemberian uang tersebut merupakan atas arahan Wawan.

Baca: Cerita Rano Karno Ungsikan Mak Nyak ke Hotel saat Rumahnya Dilanda Banjir

Hal itu diungkapkan Djadja saat bersaksi untuk Wawan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/1/2020).

Wawan merupakan terdakwa dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan Puskesmas Kota Tangerang Selatan pada APBD Perubahan Tahun Anggaran 2012; kedokteran rumah sakit rujukan Provinsi Banten pada APBD dan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2012 dan pencucian uang.

"Oh pernah (berikan uang ke Rano Karno), Pak. Karena, Pak Rano bilang sudah ke Pak Wawan. Rp700 jutaan lah Pak," kata Djadja di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/2/2020).

Baca: Rano Karno Kenang Ria Irawan: Cantik tapi Tomboy, Rambut Panjang Tergerai tapi Kelakuan Anak Laki

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved