Jokowi Diminta Segera Tunjuk Pengganti Harjono di DKPP

Joko Widodo (Jokowi) diminta segera mencari dan memilih pengganti Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Hardjono.

Jokowi Diminta Segera Tunjuk Pengganti Harjono di DKPP
Tribunnews.com/ Seno Tri Sulistiyono
Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harjono di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (20/12/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera mencari dan memilih pengganti Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Harjono.

Hardjono diketahui saat ini sudah aktif menjadi Anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Hardjono adalah anggota DKPP mewakili tokoh masyarakat yang berasal dari usulan presiden. Oleh sebab itu, agar kerja kelembagaan DKPP tidak terganggu, sosok pengganti Harjono mesti segera dipilih oPresiden," ujar Titi Anggraini kepada Tribunnews.com, Rabu (8/1/2020).

Baca: Pengakuan Nelayan Natuna: Tak Cuma China, Saya Pernah Diusir Kapal Vietnam di Perairan Indonesia

Sebagai entitas yang menjadi bagian di dalam penyelenggaraan pemilu secara umum, kata dia, kelengkapan personil DKPP sangat dibutuhkan.

Apalagi, tahapan Pilkada 2020 sudah dimulai.

Berdasarkan pengalaman pemilu maupun pilkada sebelumnya, potensi pelanggaran etik dari penyelenggara pemilu kerap muncul ditengah tahapan pemilu atau pilkada yang sedang dilaksanakan.

Aspek yang sering dilanggar adalah aspek profesioalitas dan integritas penyelenggara pemilu.

Baca: Jangan Hanya Kunjungan, PKS: Jokowi Harus Lakukan Tindakan Konkret Halau Kapal China di Natuna

Atas dasar itu, menurut dia, kebutuhan untuk memilih pengganti Hardjono sebagai anggota, yang kebetulan juga sebagai Ketua DKPP sangat diperlukan segera.

"Apalagi, dengan mundurnya Hardjono sebagai anggota sekaligus Ketua DKPP, akan berkonsekuensi kepada pemilihan Ketua DKPP yang baru," jelasnya.

Sebab itu, memilih pengganti Hardjono dengan segera juga akan mempercepa proses di internal DKPP untuk memilih ketua baru untuk memastikan tata kelola organisasi DKPP berjalan optimal terutama dalam menangani berbagai persidangan dugaan pelanggaran etik oleh penyelenggara pemilu.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved