2 Peretas Website Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Diketahui Hanya Lulusan SD dan SMP

Peretas website resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diketahui hanya lulusan SD dan SMP.

2 Peretas Website Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Diketahui Hanya Lulusan SD dan SMP
Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Dua peretas website PN Jakarta Pusat ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Peretas website resmi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat diketahui hanya lulusan SD dan SMP.

Kedua pelaku meretas situs PN Jakarta Pusat berbekal ilmu yang dipelajari secara otodidak.

Mereka adalah CA (24) yang diketahui hanyalah tamatan SD dan AY (22) tamatan SMP.

Keduanya ditangkap setelah mengganti tampilan wesbite PN Jakpus dengan sosok Lutfi Alfiandi, pemuda yang membawa bendera saat demonstrasi penolakan revisi UU KPK dan RKUHP.

"Keduanya belajar secara otodidak melakukan deface atau hacking. Selama melakukan aksinya, mereka berpindah dari satu gedung apartemen ke lainnya," ungkap Kasubdit I Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Dani Kustoni di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020).

Baca: Polisi Tangkap Dua Pelaku Peretasan yang Ganti Situs PN Jakpus Bergambar Demonstran

CA diketahui founder kelompok peretasan yang cukup terkenal dengan bendera Typical Idiot Security.

Dalam aksinya, dia pernah meretas sekurangnya 3.896 situs yang berasal dari dalam dan luar negeri.

Berbeda dengan CA, koleganya AY bergerak sendiri dalam aksinya.

Dia diketahui meretas sekurangnya 352 situs dalam dan luar negeri.

Halaman
123
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved