Breaking News:

Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

DKPP Sebut Wahyu Setiawan Masih Berstatus Sebagai Komisioner KPU, Ini Penjelasannya

Pelaksana tugas Ketua DKPP Muhammad mengatakan Wahyu Setiawan masih berstatus sebagai komisioner KPU.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Plt Ketua DKPP Muhammad di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksana tugas Ketua DKPP Muhammad mengatakan DKPP mempunyai kewenangan memproses pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan Komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan.

Menurut dia, surat pengunduran diri Wahyu Setiawan yang diajukan kepada Presiden Joko Widodo, tidak otomatis menggugurkan kewenangan DKPP untuk memeriksa yang bersangkutan secara etik.

"Jadi, secara administrasi beliau (Wahyu Setiawan,-red) mengundurkan diri ke Presiden. Sepanjang Presiden belum menerbitkan SK, maka status WS masih komisioner KPU," kata Muhammad, dalam keterangannya, Rabu (15/1/2020).

Baca: DKPP Tentukan Nasib Wahyu Setiawan Besok

Wahyu Setiawan sendiri telah mengundurkan diri sebagai Anggota KPU periode 2017-2022 yang disampaikan dalam surat tertanggal 10 Januari 2020.

Upaya pemunduran diri itu karena telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap penetapan anggota DPR 2019-2024.

Untuk kasus suap ditangani pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, Wahyu Setiawan juga diproses atas dugaan pelanggaran kode etik.

Pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melaporkan Wahyu Setiawan ke DKPP.

Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan pengaduan itu sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu.

Baca: Wahyu Setiawan Jelaskan Soal Kata Siap Mainkan dalam Sidang Etik DKPP

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved