Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

Respons KPK Soal Surat Perintah Penyelidikan Kasus Suap Wahyu Setiawan yang Ditunjukan Masinton

Ali kemudian meragukan keaslian sprinlidik yang dipunyai anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tersebut.

Respons KPK Soal Surat Perintah Penyelidikan Kasus Suap Wahyu Setiawan yang Ditunjukan Masinton
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (3/1/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDIP Masinton Pasaribu menunjukkan surat perintah penyelidikan (sprinlidik) kasus suap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan dalam acara Indonesian Lawyer Club (ILC) TvOne.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lalu buka suara atas kepemilikan sprilindik Masinton.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengaku tak ada kebocoran.

Ia menyatakan pihaknya tidak pernah memberikan sprilidik kepada siapapun.

Baca: Setor Rp 13 Juta sebagai Member MeMiles, Ello Hanya Butuh 4 Bulan Dapat Hadiah Mercedes Benz

Baca: Kuasa Hukum PDIP Sebut Penangkapan Wahyu Setiawan oleh KPK Tidak Masuk Kategori OTT

"Kami tegaskan ketika KPK menjalankan tugas dibekali dengan surat tugas. Namun tidak pernah diberikan ke pihak manapun yang tidak berkepentingan langsung," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2020).

Ali kemudian meragukan keaslian sprinlidik yang dipunyai anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tersebut.

Baca: Kenang Masa Lalu Sule dan Lina Jubaedah Saat Masih Bersama, Rizky Febian: Pahitnya Perjuangan Merek

"Kami tidak mengetahui apa isi, kemudian apakah itu asli atau tidak yang ditunjukan oleh Pak Masinton tersebut jadi secara substansinya tidak tahu tapi secara pasti kami tidak pernah mengedarkan," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved