Komisioner KPU Terjaring OTT KPK

Berita Menyudutkan PDIP, Tim Hukum Cari Keadilan Ke Dewan Pers

Wayan menegaskan, pihaknya tidak ingin mengancam kebebasan pers di ranah demokrasi ini.

Berita Menyudutkan PDIP, Tim Hukum Cari Keadilan Ke Dewan Pers
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Ketua Koordinator Tim Hukum DPP PDI Perjuangan I Wayan Sudirta usai menggelar audensi dan konsultasi dengan Dewan Pers di gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim hukum PDI Perjuangan berharap praktik jurnalistik berjalan sesuai kaidah dan kode etik.

Ketua Koordinator Tim Hukum DPP PDI Perjuangan I Wayan Sudirta mengatakan, tidak ingin ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab berlindung di balik atribut pers. Terlebih, sejumlah berita yang diduga terus menyudutkan PDIP akhir-akhir ini.

Hal itu disampaikan I Wayan usai menggelar audensi dan konsultasi dengan Dewan Pers di gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020).

Baca: Tim Hukum Sambangi Dewan Pers, PDIP Pastikan Tak Sedang Ancam Kebebasan Pers

"Kedatangan kami ke Dewan Pers agar Dewan Pers itu menangkap maksud kami. Tujuan kedua adalah agar media yang ada sekarang ini jalannya sesuai dengan khitah sesuai dengan fitrahnya, on the track," kata Wayan.

Wayan menegaskan, pihaknya tidak ingin mengancam kebebasan pers di ranah demokrasi ini.

Ia memastikan kehadiran Tim Hukum PDIP hanya mencari keadilan mengingat partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu menjadi sasaran fitnah dan framing yang merugikan.

Ia kembali menegaskan PDIP tidak bermaksud untuk melemahkan kerja-kerja pers yang objektif dan berimbang.

Baca: Tim Hukum PDIP Sambangi Dewan Pers

"Tolong berikan jaminan kepada kami, setidak-tidaknya oleh Dewan Pers bahwa pemberitaan yang ada selama ini termasuk kami," ucap Wayan.

Wayan juga menyoroti apakah jurnalis dalam menyudutkan PDIP akhir-akhir ini sudah menjalankan kaidah-kaidah jurnalistik dengan benar.

Karena, pihaknya merasakan adanya berita-berita yang sangat mendiskreditkan PDIP, seperti penyegelan Kantor DPP PDIP dan framing buruk kepada petinggi DPP PDIP.

Halaman
12
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved