Polri Jelaskan Maksud Tim Gabungan Bentukan Kapolri Usut Dugaan Korupsi di Asabri

Menurut Argo, tim tersebut dimaksudkan untuk melakukan verifikasi saja, bukan untuk langsung melakukan penyelidikan.

Polri Jelaskan Maksud Tim Gabungan Bentukan Kapolri Usut Dugaan Korupsi di Asabri
asabri.co.id
Logo PT ASABRI (Persero) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono menjelaskan tujuan pembentukan tim gabungan untuk mengusut dugaan korupsi di PT Asabri yang dibuat oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz.

Menurut Argo, tim tersebut dimaksudkan untuk melakukan verifikasi saja, bukan untuk langsung melakukan penyelidikan.

Sebaliknya, ia menuturkan, saat ini polri masih menunggu hasil audit yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menyelidiki kasus tersebut.

"Kepolisian yang sudah disampaikan pak Kapolri sudah membentuk tim untuk melakukan verifikasi. Tentunya kan kami juga masih menunggu dari BPK," kata Argo di Gedung Bareskeim Polri, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Baca: PPATK Akui Diminta Telusuri Dugaan Kasus Korupsi Asabri

Nantinya, Argo menyatakan akan menyerahkan sepenuhnya kepada BPK terkait pelimpahan berkas perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.

"Dari BPK setelah selesai melakukan audit, apakah nanti diserahkan kepolisian, kejaksaan, kita masih menunggu. Jadi intinya polisi siap saja sambil menunggu hasil audit BPK," pungkas dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Aziz memerintahkan Dittipikor Bareskrim Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk mengusut dugaan korupsi PT Asabri (Persero).

"Tim gabungan dari Dittipikor dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan dan akan dilakukan pengecekan terhadap perkembangan berikutnya," kata Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020).

Baca: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Mengaku Sudah Membentuk Tim Investigasi Terkait Kasus Asabri

Lebih lanjut, Kapolri menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan proses penyelidikan dalam kasus tersebut.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved