Harun Masiku Buron KPK

Tim Investigasi Kemenkumham Masih Dalami Masalah Delay System Kedatangan Harun Masiku

Tim investigasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) masih mendalami masalah delay system di perlintasan Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta.

kolase tribunnews: kpu.go.id/kompasTV
Harun Masiku dan rekaman CCTV kedatangan Harun Masiku di Bandara Soekarno-Hatta 

Dia tercatat bertolak ke Singapura, dua hari sebelum operasi tangkap tangan (OTT). Sehari berselang, kembali ke Tanah Air.

Pembentukan tim diinisiasi Menkumham Yasonna H Laoly.

Baca: KPK Apresiasi Langkah Polri Sebarkan Info DPO Harun Masiku ke Polres dan Polda

Tim bertugas mengungkap fakta sesungguhnya terkait migrasi Harun dari dan ke Indonesia.

Harun diduga menyuap bekas Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Disinyalir, suap diberikan agar dirinya ditetapkan sebagai anggota dewan dari daerah pemilihan (dapil) Sumatra Selatan I menggantikan Nazarudin Kiemas, anggota DPR terpilih yang meninggal dunia.

Kendati begitu, Harun berhasil lolos dari kejaran komisi antikorupsi saat OTT.

Sehingga, hanya tiga dari empat tersangka yang telah ditahan.

Mereka adalah Wahyu; orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina; dan pihak swasta, Saeful Bahri.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham mengklaim Harun bertolak ke Singapura melalui Bandara Soekarno-Hatta, Banten pada 6 Januari 2020.

Belakangan dikabarkan Harun kembali dari Singapura pada 7 Januari.
Ini merujuk hasil rekaman kamera pengawas (CCTV) Bandara Soekarno-Hatta.

Halaman
123
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved