Kongres PAN

Pengamat: Istana Lebih 'Nyaman' Zulkifli Hasan yang Jadi Ketua Umum PAN

Terpilihnya Zulkifli Hasan menjadi PAN disebut melegakan pemnerintahan Jokowi. Aura PAN juga disebut memperkuat kabinet pemerintahan Jokowi.

Pengamat: Istana Lebih 'Nyaman' Zulkifli Hasan yang Jadi Ketua Umum PAN
Tribunnews/Dennis Destryawan
Zulkifli Hasan (ketiga kanan) memberikan keterangan usai terpilih sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2020-2025 dalam Kongres V PAN di Hotel Claro, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Terpilihnya Zulkifli Hasan menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2020-2025 disebut pengamat menunjukkan kedekatan partai dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal tersebut diungkapkan pengamat politik dari Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Agus Riewanto.

"Terpilihnya Zulkifli Hasan semakin menunjukkan bahwa PAN dekat dengan kekuasaan," ujar Agus saat dihubungi Tribunnews, Rabu (12/2/2020).

Menurut Agus, Zulkifli Hasan lah kader PAN yang pertama kali bertemu Jokowi setelah pelantikan presiden dan menjaminkan dukungan dari PAN dan kelompoknya.

Pengamat Politik Agus Riewanto
Pengamat Politik Agus Riewanto (Tribunnews/Istimewa)

"Padahal awalnya PAN kan tidak mendukung Jokowi. Dialah orang yang menjamin itu," ungkap Agus.

Baca: Kongres ke-V PAN: Momentum Menaikkan Derajat Partai

Lebih lanjut Agus menilai, Zulkifli Hasan mampu mengakomodir berbagai kepentingan di PAN.

"Ia adalah politisi yang mampu mengakomodasi berbagai kepentingan di dalam PAN. Yaitu Muhammadiyah, kelompok murni partai para pengusaha, dan kelompok yang murni politisi, bukan pengusaha dan bukan Muhammadiyah," ujarnya.

Agus mengungkapkan Zulkifli Hasan dapat diterima seluruh kalangan di tubuh PAN.

"Zulkifli Hasan juga bisa diterima kelompok Amien Rais, karena Zulkifli Hasan besannya Pak Amien Rais," ujar Agus.

"Zulkifli politisi paling akomodatif dan luas. Bisa diterima oleh kelompok internal juga bisa diterima pemerintah," imbuhnya.

Baca: Kongres PAN Ricuh, Gus Nadir Ingatkan PAN Lahir dari Proses Reformasi, Yunarto Wijaya Beri Sindiran

Halaman
123
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved