Klarifikasi Pramono Anung soal Larangan Jokowi ke Kediri Agar Tak Senasib dengan Gus Dur

Diketahui Pramono Anung menyampaikan pernyataan tersebut di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/2/2020).

Klarifikasi Pramono Anung soal Larangan Jokowi ke Kediri Agar Tak Senasib dengan Gus Dur
facebook Blontank Poer
Jokowi duduk di samping Presiden ke-4 RI KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Foto diambil pada 8 Januari 2006 di Kraton Surakarta ketika Jokowi masih menjabat sebagai Walikota Solo, Jawa Tengah. (Foto: Blontank Poer) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung menjelaskan maksud pernyataannya yang melarang Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kediri karena merupakan daerah yang angker bagi presiden.

Presiden keempat KH Abdurrahman Wahid yang sempat berkunjung ke Kediri.

Namun setelah Gus Dur dilengserkan dari kursi Presiden RI.

Diketahui Pramono Anung menyampaikan pernyataan tersebut di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/2/2020) lalu.

Pernyataan Pramono Anung tersebut pun akhirnya ramai menjadi perbincangan di Media Sosial.

Pramono Anung mengatakan bahwa pernyataannya tersebut dalam konteks bercanda.

Baca: Dekat Saat Dipasangkan di Film, Ini Kata Rachel Amanda Tentang Hubungannya dengan Ardhito Pramono

Presiden Jokowi menurutnya tidak hadir ke Kediri karena tidak diundang.

Pramono Anung mengaku menyampaikan pernyataan akan melarang Presiden ke kediri karena merespon sambutan dari pengasuh Pesantren Lirboyo KH Abdullah Kafabihi Mahrus.

Dalam sambutannya KH Abdullah mengatakan bahwa ada mitos kalau presiden, wakil presiden, pejabat ke Kediri itu biasanya mengalami nasib yang kurang baik.

Namun, mitos tersebut ada penangkal yakni berziarah ke makam Syekh Al Wasil Syamsudin.

Merespon sambutan tersebut, Pramono kemudian menyampaikan bahwa dirinya percaya Mitos tersebut, karena lahir dan besar di Kediri.

Baca: Jefri Nichol Dihujat di Twitter karena Tulisan Cakep & Jelek, Komentari Ardhito Pramono?

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved