Omnibus Law

Rafly Harun Sebut Jangan Sampai Omnibus Law Untuk Ciptakan 'Monster' Baru Kekuasan

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun mengingatkan pemerintah bahwa jangan sampai adanya omnibus law dapat menciptakan 'monster' baru kekuasaan

Rafly Harun Sebut Jangan Sampai Omnibus Law Untuk Ciptakan 'Monster' Baru Kekuasan
YouTube Talk Show tvOne
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun 

TRIBUNNEWS.COM - Omnibus Law terus menuai polemik dan kontroversi.

Bahkan diketahui Draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja juga dinilai telah merugikan kaum pekerja.

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun turut memberikan sorotan tajam terkait hal tersebut.

Refly mengingatkan jangan sampai omnibus law ini menciptakan 'monster' baru kekuasaan.

Pernyataan ini ia sampaikan dalam program APA KABAR INDONESIA MALAM, yang Tribunnews lansir dari YouTube Talk Show tvOne, Selasa (18/2/2020).

Sebelumnya, Refly mengungkapkan bahwa ia pada dasarnya mendukung adanya omnibus law.

Jika tujuannya untuk mempermudah segala sesuatu, seperti menyerdehanakan birokrasi.

e
Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun (Talk Show tv One)

"Nah bayangan saya adalah mempermudah lapangan kerja dengan menghilangkan pungutan-pungutan yang tidak penting," ujarnya.

"Kemudian mempermudah birokrasi yang berbelit-belit dan sebagainya," imbuhnya.

Refly juga berharap adanya omnibus law ini bukan untuk menciptakan monster baru kekuasaan.

Halaman
1234
Penulis: Isnaya Helmi Rahma
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved