Virus Corona

Penjara Ditutup, KJRI Hong Kong Belum Bisa Temui WNI yang Curi Ribuan Masker

KJRI Hong Kong berharap kasus pencurian masker yang dilakukan seorang warga negara Indonesia (WNI) tidak lagi terjadi.

Richard Susilo
Ilustrasi masker. 

Penjara Ditutup, KJRI Hong Kong Belum Temui WNI yang Curi Ribuan Masker

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, HONG KONG - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong berharap kasus pencurian masker yang dilakukan seorang warga negara Indonesia (WNI) tidak lagi terjadi.

"Menyikapi kasus ini KJRI Hong Kong terus meningkatkan upaya sosialisasi kepada para PMI untuk menghormati aturan hukum yang berlaku di Hong Kong agar terhindar dari permasalahan hukum," ujar Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong Ricky Suhendar, saat dihubungi Tribunnews.com, Kamis (20/2/2020).

Ia menuturkan, KJRI belum bisa menemui Masriki pekerja migran Indonesia yang sedang menjalani hukuman.

Baca: Tambahan 13 Lagi Korban Virus Corona Kapal Pesiar Jepang, Total 634 Penumpang dan Kru

Asisten rumah tangga itu divonis penjara empat minggu dan denda sebesar 21juta, akibat mencuri ribuan masker.

"Kondisi terkini lembaga masyarakat dalam posisi ditutup atau lock down dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19 sehingga KJRI belum dapat menengok yang bersangkutan di penjara," kata dia.

Baca: Wishnutama Sebut Virus Corona Justru Berdampak Positif Bagi Kabinet Jokowi, Apa Itu?

Ricky menuturkan, KJRI memonitor secara dekat kasus ini dan memastikan yang bersangkutan mendapat penterjemah dan penasihat hukum dalam proses persidangan.

"Berdasarkan pantauan KJRI, yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya dan mendapatkan proses hukum yang adil serta pembelaan dari pengacara yang memadai," ungkapnya lagi.

Kebutuhan masker di wilayah Hong Kong kian meningkat seiring jumlah positif covid-19 mencapai 62 pasien hingga Rabu kemarin.

Halaman
12
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved