Ma'ruf Amin: Pemerintah Akan Lihat Urgensi Dari RUU Ketahanan Keluarga

Rancangan Undang-undang (RUU) Ketahanan Keluarga yang diusulkan sejumlah anggota DPR RI menuai polemik di masyarakat.

Tribunnews.com/Reza Deni
Ma'ruf Amin 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi PPP Achmad Baidowi di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

“RUU Ketahanan Keluarga itu masih dalam tahap penjelasan pengusul kepada Baleg,” kata Achmad Baidowi.

Baca: Polemik RUU Ketahanan Keluarga, Yandri Susanto: Kalau Njelimet dan Masuk Privasi, Kurang Pas!

Menurutnya RUU tersebut merupakan inisiatif DPR.

Sehingga, pengajuan dan pengharmonisasian draft RUU dilakukan di Baleg.

Lebih jauh ia menjelaskan, saat ini masih dilakukan pembahasan mengenai draft RUU tersebut di Panja Baleg.

Baca: Pengusul RUU Ketahanan Keluarga: Jangan Bekerja Semuanya Anak Tidak Terurus

“Termasuk kemungkinan dikompilasikan dengan draft RUU lainnya yang memiliki kemiripan yakni RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak, RUU Kependudukan dan Keluarga Nasional."

"Nah, apakah substansi ketiga RUU itu bisa digabung atau tidak, masih memerlukan kajian lebih mendalam sembari menunggu pemaparan pengusul dua RUU lainnya,” katanya.

Pengusul RUU Ketahanan Keluarga: Jangan Bekerja Semuanya Anak Tidak Terurus

Draft Rancangan Undang-undang (RUU) Ketahanan Keluarga menuai polemik serta kontroversi. Hal itu lantaran RUU ini dinilai terlalu mengatur ranah privasi keluarga.

Satu diantaranya RUU ini mengatur kewajiban istri yang berbeda dengan suami. Kewajiban istri dalam keluarga diatur dalam Pasal 25 ayat (3) RUU Ketahanan Keluarga.

Baca: 33 Pengusaha Muda Siap Berkibar di Kota Jayapura

Halaman
123
Berita Populer
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved