Virus Corona

Menkes Terawan: 9 WNI Dirawat Karena Virus Corona di Jepang

Kesembilan WNI itu merupakan kru kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang.

Menkes Terawan: 9 WNI Dirawat Karena Virus Corona di Jepang
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyebut, sembilan orang warga negara Indonesia (WNI) terjangkit virus corona (Covid-19) di Jepang.

Kesembilan WNI itu merupakan kru kapal pesiar Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang.

"Saya terangkan nih, WNI yang kena kan juga dirawat oleh pemerintah Jepang yang sembilan orang itu," kata Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Terawan menjelaskan, pemerintah Indonesia terus melakukan negosiasi dengan pemerintah Jepang untuk mengevakuasi puluhan WNI di kapal tersebut.

Lebih lanjut, pemerintah terus mencari skema evakuasi WNI tersebut.

Baca: Evakuasi WNI Kru Diamond Princess Tergantung Lobi Pemerintah Indonesia dengan Jepang

Pasalnya, langkah itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya pusat penyebaran baru atau epicentrum virus corona di Indonesia.

"Saat ini terus bernegosiasi dengan pemerintah Jepang mengenai upaya, teknik, cara yang paling baik, untuk bisa mengeluarkan mereka. Jadi kita nego terus, nego tapi caranya jangan semaunya sendiri, kalau gitu nanti bisa membentuk episentrum baru. Ndak boleh," jelasnya.

Dikabarkan sebelumnya, empat orang WNI dinyatakan positif terjangkit virus corona di Kapal Pesiar Diamond Princess. Kapal tersebut kini sedang bersandar di Yokohama, Jepang.

Baca: Benny Tjokrosaputro Seret Direktur Utama dan Sekretaris Jiwasraya ke Kepolisian, Ini Alasannya

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Jepang maupun Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus memantau kondisi WNI yang ada di sana, baik yang sudah terjangkit virus corona ataupun tidak.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved