Kamis, 9 April 2026

Ibas: Indonesia Harus Kuat Hadapi Gejolak Global, APBN jadi Pelindung Rakyat

Ibas tegaskan strategi fiskal, energi, dan perlindungan sosial kunci hadapi gejolak global demi stabilitas dan kesejahteraan rakyat

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/HO
GEJOLAK GLOBAL - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono dalam Diskusi Kebangsaan bertema “Indonesia di Tengah Gejolak Global: Strategi Fiskal, Energi, dan Perlindungan Rakyat” yang menghadirkan para pakar, akademisi, teknokrat, serta anggota DPR RI dari Komisi XI, Komisi XII, dan Badan Anggaran, Rabu (8/4/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Edhie Baskoro Yudhoyono menekankan pentingnya strategi fiskal, energi, dan perlindungan sosial menghadapi gejolak global 
  • Diskusi Kebangsaan menghadirkan pakar dan anggota DPR untuk merumuskan kebijakan pro-rakyat 
  • Fokusnya pada stabilisasi jangka pendek, reformasi subsidi jangka menengah, dan kemandirian energi serta pangan jangka panjang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan pentingnya penguatan strategi fiskal, energi, dan perlindungan sosial dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan tidak menentu.

Hal tersebut disampaikan dalam Diskusi Kebangsaan bertema “Indonesia di Tengah Gejolak Global: Strategi Fiskal, Energi, dan Perlindungan Rakyat” yang menghadirkan para pakar, akademisi, teknokrat, serta anggota DPR RI dari Komisi XI, Komisi XII, dan Badan Anggaran, Rabu (8/4/2026).

Dalam sambutannya, Ibas menekankan bahwa dunia saat ini tengah berada dalam tiga lapisan dinamika besar, yaitu geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi, yang saling terkait dan berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi global, perdagangan energi dan pangan, serta kebijakan moneter dan fiskal nasional.

“Indonesia tidak berdiri sendiri. Kita terhubung dalam sistem global yang dinamis. Apa yang terjadi di dunia hari ini, langsung berdampak pada kehidupan rakyat kita, mulai dari harga energi, pangan, hingga daya beli masyarakat,” ujarnya.

Ketua Bidang Pertahanan dan Keamanan Pengurus Pusat Keluarga Besar FKPPI ini menjelaskan bahwa ketegangan global telah memicu disrupsi rantai pasok, kenaikan harga energi dan pangan, serta perubahan pola perdagangan dunia.

Baca juga: Ramadan Demokrat Peduli dan Berbagi, Ibas Ajak Kader Perkuat Silaturahmi dan Gotong Royong

Kondisi tersebut juga berdampak pada tekanan nilai tukar, arus modal, serta meningkatnya beban subsidi energi dan kebutuhan perlindungan sosial.

Dari sisi fiskal, lulusan Program Doktor S3 IPB University dan S2 NTU Singapura tersebut menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan rakyat dan kesehatan APBN.

“APBN harus tetap menjadi shock absorber, melindungi rakyat dari tekanan global, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat tersebut juga menekankan bahwa pemerintah saat ini telah mengambil langkah strategis dengan tetap menjaga harga energi agar tidak membebani masyarakat, serta menghadirkan berbagai paket kebijakan ekonomi yang pro rakyat.

Mengutip pemikiran ekonom peraih Nobel, Joseph Stiglitz, Ibas mengingatkan bahwa ketimpangan yang tinggi dapat melemahkan ekonomi.

Oleh karena itu, kebijakan publik harus memastikan keadilan dan keberpihakan kepada masyarakat luas.

Dalam forum tersebut, Fraksi Partai Demokrat menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan melalui tiga pendekatan utama: 

Jangka Pendek (Stabilisasi):  Intervensi harga dan pasar, penguatan cadangan pangan dan energi, perluasan bantuan sosial dan stabilisasi nilai tukar

Jangka Menengah reformasi subsidi tepat sasaran berbasis data, diversifikasi sumber impor dan ekspor dan penguatan industri dalam negeri.

Sedangkan jangka Panjang meliputi kemandirian energi melalui energi terbarukan, kedaulatan pangan nasional, transformasi ekonomi berbasis nilai tambah, peningkatan daya saing global

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved