Survei Median Capres 2024: Anies Baswedan Dipilih Karena Punya Tutur Kata Bagus, Bukan Kinerja

Hasilnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memperoleh elektabilitas tertinggi dengan 18,8 persen.

Survei Median Capres 2024: Anies Baswedan Dipilih Karena Punya Tutur Kata Bagus, Bukan Kinerja
Warta Kota/Herudin
Anies Baswedan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Media Survei Nasional (Median) merilis hasil survei mereka terhadap 23 tokoh sebagai kuda hitam calon presiden 2024.

Hasilnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memperoleh elektabilitas tertinggi dengan 18,8 persen.

Tepat di bawahnya, menguntit Anies Baswedan 15,8 persen, Sandiaga Uno (9,6 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (8,3 persen), dan Ridwan Kamil (5,7 persen).

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan responden yang memilih Anies Baswedan bukan karena faktor kinerja. Tapi lebih kepada sang gubernur DKI yang punya persepsi religius, dekat dengan ulama dan gerakan 212.

Baca: Hasil Survei Median: Pemilih Prabowo-Sandi di Pilpres 2019 Termobilisasi ke Tiga Sosok Ini

Berdasarkan pemetaan hasil survei, ada tiga alasan publik memilih Anies Baswedan.

Diantaranya religius dan dekat dengan ulama (15,1 persen), cerdas dan pintar (11,3 persen), serta dianggap punya tutur kata bagus (8,8 persen).

"Jadi faktor itu agak kuat menempel di Anies Baswedan," kata Rico dalam acara rilis survei nasional di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).

"Lalu tutur katanya, orang suka gaya bahasanya, caranya menyampaikan. Tapi kalau faktor kinerja belum jadi alasan utama orang memilih Anies," jelas dia.

Baca: Prabowo Jadi Capres Favorit 2024, Gerindra: Pilpres Masih Jauh

Sementara mantan partnernya di DKI, Sandiaga Uno dipilih karena alasan cerdas dan pintar (14 persen), peduli dan dermawan (8,7 persen), pengusaha (8,7 persen), serta muda (5,8 persen) dan ganteng (5,2 persen).

Sedangkan alasan responden memilih Prabowo Subianto dilatarbelakangi alasan punya ketegasan (34 persen), berwibawa (12,1 persen), berani (4,4 persen) dan dianggap mampu memimpin (4,4 persen).

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada rentang pekan I - II Februari 2020, dengan melibatkan 1.200 responden, dimana populasi survei adalah seluruh warga yang memiliki hak pilih dan tersebar di 34 provinsi.

Metode yang digunakan adalah teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender.

Baca: Survei Median: Jika Tanpa Prabowo, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno Calon Kuat Presiden 2024

Adapun survei ini punya margin of error (moe) sebesar 2,8 persen di tingkat kepercayaan 95 persen. Quality control dilakukan terhadap 20 persen sampel yang ada.

Demografi responden ada di tingkat desa 51,9 persen dan kota 48,1 persen. Responden beragama islam 88,4 persen, katolik 2,6 persen, protestan 7,3 persen, dan hindu 1,7 persen.

Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved