Gunung Merapi Meletus
Gunung Merapi Meletus, Lakukan Beberapa Cara Ini Untuk Mengatasi Risiko Akibat Erupsi dan Hujan Abu
Gunung Merapi kembali erupsi pada hari ini, dan menyebabkan hujan abu di beberapa wilayah, simak cara mengantisipasi resiko hujan abu berikut ini.
TRIBUNNEWS.COM - Sejak pagi hari tadi aktivitas gunung merapi sedang berada pada tingkat waspada.
Dilansir dari Twitter @BPPTKG, telah terjadi erupsi gunung merapi pukul 05.22 WIB.
Erupsi ini tercatat berdurasi selama 450 detik, dengan tinggi kolom erupsi hingga mencapai 6.000 meter dari puncak.
Masyarakat dihimbau agar tetap dapat beraktivitas seperti biasa diluar radius 3 km dari puncak gunung merapi.
Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.
Letusan gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah “erupsi”.
Erupsi ini merupakan kegiatan gunung api yang berkaitan karena zona kegempaan aktif sebab berhubungan dengan batas lempeng.
Dilansir dari kompas.com, hari ini di wilayah Kabupaten Boyolali, Jawa tengah telah terjadi hujan abu.
Hujan abu ini dikarenakan efek dari erupsi gung merapi pada hari ini, Selasa (3/3/2020).
Hujan abu, atau material abu tampak halus bergerak sesuai arah tiupan angin.
Hujan abu selain membuat debu dijalanan, jelas juga dapat membahayakan saluran pernafasan manusia.
Baca: VIRAL Pria di Boyolali Bagikan Masker Gratis untuk Pengendara Motor saat Hujan Abu Gunung Merapi
Baca: Empat Penerbangan dari dan Menuju Solo Batal Terbang Akibat Erupsi Gunung Merapi
Dilansir dari siaga.bnpb.go.id, simak berikut cara mengantisipasi erupsi gunung merapi:
Sebelum Bencana
1. Perhatikan arahan dari PVMBG dan perkembangan aktivitas gunung api.
2. Siapkan masker dan kacamata pelindung untuk mengantisipasi debu vulkanik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/erupsi-gunung-soputan_20181216_213338.jpg)