Ramadan 2020

Ketua Umum KKSS Imbau Warga Sulawesi Selatan Tidak Mudik

"Warga tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu atau berita hoax terkait penyebaran wabah Covid-19," ujar Muchlis.

zoom-inlihat foto Ketua Umum KKSS Imbau Warga Sulawesi Selatan Tidak Mudik
Dok. Tribun Timur
Muchlis Patahna, Ketua Umum BPP Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) mengimbau warga Sulawesi Selatan di mana pun bermukim agar menahan diri untuk tidak mudik sebelum maupun setelah lebaran Idul Fitri 1441 sampai batas penetapan pemerintah aman dari penyebaran virus Covid-19.

Imbauan itu diutarakan BPP KKSS, Rabu (8/4/2020) menyusul diterbitakannya Surat Edaran mengenai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang ditandatangani bersama Ketua Umum Muchlis Patahna dan Sekretaris Jenderal Abd Karim.

"Seluruh rencana kegiatan pertemuan yang melibatkan orang banyak, kiranya ditunda untuk sementara waktu," katanya.

Itu berarti Pertemuan Saudagar Bugis Makassar yang setiap tahunnya digelar di Makassar yang melibatkan perantau Sulsel juga tidak akan diselenggarakan.

Baca: Cegah Penyebaran Corona, Kemenhub Menyiapkan Aturan untuk Pengendalian Mudik Tahun Ini

Menurut catatan KKSS warga Sulsel yang bermukim di luar Sulsel mencapai 12 juta orang, termasuk di luar negeri. 

Seluruh rencana kegiatan perjalanan ke luar negeri dan domestik pun diharapkan dapat dibatalkan untuk sementara waktu jika sifatnya tidak dengan kondisi darurat.

BPP KKSS juga mengimbau warganya proaktif membantu Pemda dan Relawan Kesehatan di wilayah masing-masing dalam pencegahan penyebaran Covid 19

Bahkan warga KKSS diminta bekerja sama dengan pemerintah / TNI-POLRI dan lembaga-lembaga sosial di lingkungan masing-masing untuk menyikapi langkah-langkah pencegahan Covid-

BPP KKSS juga mwngingatkan warganya untuk meningkatkan pola hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga, rumah tangga, rumah ibadah dan fasilitas umum di lingkungan masing - masing sebagai langkah preventif Pandemik Covid-19.

"Warga tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu atau berita hoax terkait penyebaran wabah Covid-19," ujar Muchlis.

Pengurus dan Warga KKSS yang bekerja di instansi pemerintah / sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap menjalankan aktivitas seperti biasa dan mengikuti himbauan dari instansinya masing-masing.

"Jika ada pengurus atau Warga KKSS yang terindikasi terpapar Virus Covid-19, segera menyampaikan kepada pengurus KKSS terdekat dimana dia berada dan hubungi Rumah Sakit atau Klinik setempat," katanya.

Muchlis menfharapkan komunikasi antar-pengurus dan warga tetap berjalan seperti biasa dari pusat ke seluruh Indonesia bahkan di Luar negeri.

"Perbanyak do’a semoga Pandemik Covid-19 segera berhenti dan kita semua dalam lindungan Allah SWT/ Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya. 

Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved