Kamis, 11 Juni 2026

Virus Corona

Hasil Survei SMRC: Warga Jabar Miliki Kesadaran Paling Rendah akan Bahaya Virus Corona

Abbas pun merinci sejumlah indikator yang menunjukan warga Jawa Barat memiliki kesadaran yang rendah terhadap Covid-19

Tayang:
Tribunnews/Irwan Rismawan
Anggota Badut Tangerang Raya (Batara) menunjukkan pesan pencegahan Covid-19 di Larangan Selatan, Kota Tangerang, Banten, Kamis (16/4/2020). Badut Tangerang Raya melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19) jelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tangerang Raya. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Warga Jawa Barat dinilai memiliki kesadaran yang paling rendah terhadap bahaya wabah virus corona (Covid-19).

Hal itu mengacu dari hasil survei lembaga penelitian Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) tentang wabah Covid-19 yang dirilis Jumat (17/4/2020).

Baca: 23 Kantor di Jakarta Ditutup Paksa karena Tak Patuhi PSBB, 126 Lainnya Diperingatkan

"Secara umum warga di Jawa Barat terlihat memiliki kesadaran yang paling rendah akan bahaya penyakit ini dibanding wilayah lain," kata CEO SMRC Sirajuddin Abbas melalui keterangan tertulis kepada Tribunnews.com Jumat (17/4/2020).

Abbas pun merinci sejumlah indikator yang menunjukan warga Jawa Barat memiliki kesadaran yang rendah terhadap Covid-19.

Saat survei, SMRC memberikan pertanyaan mengenai pengetahuan soal Covid-19 kepada 100 persen responden mengaku tahu akan penyakit yang disebabkan virus corona tersebut.

Namun, hanya 77 persen responden dari Jawa Barat yang percaya bahwa Covid-19 mengancam nyawa.

Sedangkan, pertanyaan yang sama juga dibagikan kepada responden di sejumlah provinsi di Indonesia.

Namun, persentase responden yang percaya Covid-19 mengancam nyawa berdasarkan wilayah saangat tinggi.

Misalnya, DKI Jakarta ada 92 persen, Jawa Tengah ada 91 persen, Jawa Timur sebesar 96 persen, Banten ada 89 persen, Sulawesi Selatan mencapai 99 persen, dan provinsi lainnya 95 persen.

Selain itu, penilaian terhadap aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona, hanya 86 persen warga Jawa Barat yang setuju.

Padahal, hasil survei nasional yang menilai PSBB dapat mencegah penyebaran Covid-19 mencapai 87,6 persen.

Baca: Survei SMRC: 39 Persen Masyarakat Setuju Jika Pelanggar PSBB Langsung Diberi Sanksi Tegas

Selain itu, Jawa Barat juga menjadi provinsi yang warganya paling sedikit yang setuju dan mendukung pemberlakuan sanksi bagi pelanggar PSBB.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved