Breaking News:

Polemik Bansos, dari Data Penerima hingga Tas Jinjing, Menko PMK Minta Masyarakat Sabar dan Maklum

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta masyarakat sabar dan maklum soal bansos.

Istimewa/ Humas Kemenko PMK
Menko PMK Muhadjir Effendy. 

TRIBUNNEWS.COM - Penyaluran jaring pengaman sosial atau bantuan sosial (bansos) untuk menanggulangi dampak pandemi virus corona covid-19 belum merata.

Pemerintah pun meminta masyarakat untuk sabar dan memaklumi segala kendala yang muncul dalam proses penyaluran bansos.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, dilansir Kompas.com.

"Kami mohon kesabarannya kepada masyarakat, kalau di lapangan masih ada kendala-kendala, masih ada masalah-masalah, mohon dimaklumi," ujar Muhadjir dalam video konferensi yang digelar Kamis (30/4/2020).

Baca: KPK Ingatkan Bansos COVID-19 Tidak Dimanfaatkan untuk Kepentingan Pilkada

Muhadjir menyebut sejumlah kendala yang ditemui berkaitan dengan data yang bersumber dari bawah.

Dalam hal ini adalah pendataan di tingkat RT/RW.

"Kami telah berusaha keras, karena ini berkaitan dengan masalah data yang itu sebelumnya juga dari bawah," kata dia.

Pemerintah pun disebutnya harus menyepadankan dan memastikan data-data tersebut akurat dan akuntabel.

Tujuannya agar penyaluran bansos tak salah sasaran.

Baca: Mitigasi Dampak Covid-19, Jokowi Minta Pekerja Informal Masuk Program Jaring Pengaman Sosial

Muhadjir pun meminta seluruh pihak dapat bekerja sama, terutama pemerintah daerah hingga RT/RW untuk mengawasi dan membantu penyaluran bantuan tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved