Sabtu, 23 Mei 2026

Pilkada Serentak 2020

Calon Petahana yang Manfaatkan Bansos Corona untuk 'Kampanye' Bakal Dicoret

KPU meminta para petahana atau kepala daerah yang maju kembali dalam Pilkada untuk tidak memanfaatkan bantuan sosial (bansos) corona

Tayang:
Kompas.com/PRIYOMBODO
Ilustrasi 

Adapun politisasi bansos tersebut, para kepala daerah yang berpotensi yang maju kembali di Pilkada serentak Desember nanti, ‎melakukan pemasangan atau menempelkan poster dirinya di bansos yang akan diberikan ke masyarakat.

Ratna mengatakan dari informasi yang ia dapatkan ada beberapa daerah yang melakukan politisasi bansos. Seperti di Provinsi Lampung, Provinsi Bengkulu, kemudian Kabupaten Klaten dan beberapa kabupaten di Sumatera Barat.

Bawaslu juga telah melakukan imbauan dengan menyurati kepada para kepala daerah yang diduga melakukan politisasi bansos tersebut.

Sehingga jangan sampai bansos yang diberikan pemerintah malah dimanfaatkan oleh para kepala daerah.

“‎Imbauan tidak melakukan pembagian bansos tidak mengikutsertakan pelaksanaan pilkada. Apalagi bansos ini program pemerintah,” ungkapnya.

Oleh sebab itu harusnya para kepala daerah tidak melakukan politisasi yang berbalut bansos pemerintah pusat tersebut.

Jangan melakukan perbuatan hanya semata-mata demi keuntungan maju lagi di Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

“Kalau kita lihat etika ini sangat tidak beretika. Masa semangat program pemerintah dimanfaatkan untuk politisasi. Kalau itu program pemerintah harusnya menggunakan lambang Pemda,” katanya.(tribun network/gle/dod)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved