Breaking News:

Virus Corona

Sandiaga Uno: Program Kartu Prakerja Harus Disesuaikan Kondisi Masyarakat

Sandi pun mengusulkan kepada pemerintah agar dalam pemberian bantuan sosial Kartu Prakerja dilakukan secara tunai.

Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Sandiaga Uno saat ditemui di rumah duka Djoko Santoso di Jalan Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu (10/5/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengusaha yang juga mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan pemerintah agar program Kartu Pra Kerja yang dicanangkan bisa beradaptasi dengan kondisi masyarakat yang menghadapi wabah covid-19.

“Program unggulan pemerintah seperti Kartu Pra-Kerja harus bisa beradaptasi dengan kondisi sekarang ini (wabah covid-19)," kata Sandiaga Uno, kemarin (9/5/2020).

Sandi pun mengusulkan kepada pemerintah agar dalam pemberian bantuan sosial Kartu Prakerja dilakukan secara tunai.

Pasalnya, komponen bantuan langsung tunai dinilai lebih dibutuhkan oleh pekerja yang kehilangan pekerjaannya di masa pandemi virus corona.

“Kita mendesain Kartu Pra Kerja ini pada saat normal, sekarang diubah akan digunakan untuk transmisi bantuan sosial ke masyarakat terutama yang baru saja kehilangan pekerjaan,” sarannya.

Mantan Calon Wakil Presiden 2019 ini mendorong pemerintah agar menyiapkan pelatihan-pelatihan secara gratis.

Seperti yang dilakukan dirinya dalam program Rumah Siap Kerja.

“Rumah Siap Kerja salah satu inisiatif yang saya lakukan memberikan pelatihan-pelatihan secara gratis, malahan universitas-universitas ternama, seperti Hardvard juga memberikan pelatihan atau course melalui massive open online course secara gratis,” tukasnya.

Hingga saat ini, Sandi telah mendirikan Rumah Siap Kerja di 5 kota, yakni di Jakarta, Lumajang, Medan, Palembang, dan Sleman.

Ia juga mengatakan akan terus berupaya agar semua kota di luar Jakarta bisa terkoneksi dengan Rumah Siap Kerja.

"Oleh karena itu kita siapkan platform juga, jadi kalau ada kegiatan di sini terupdate juga kegiatan-kegiatan di daerah," ujar dia.

"Harapan saya kehadiran Rumah Siap Kerja mengurangi pengangguran di kalangan anak muda yang jumlahnya sampai 2 juta selama 5 tahun ke depan," kata Sandiaga.

Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved