Breaking News:

Virus Corona

Jelaskan Obat Temuannya, Jokowi Disarankan Panggil Laksma TNI Suradi ke Istana

Darmizal mengaku mendapat informasi bahwa Dr. Suradi sudah 25 tahun mengkaji berbagai virus.

Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan sejumlah produk riset tersebut yang dipresentasikan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/5/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi disarankan memanggil Laksamana Muda Dr. Suradi yang mengklaim telah menemukan obat herbal anti Covid-19 atau Corona ke Istana untuk mendapatkan dukungannya atas temuannya tersebut.

"Sosok seperti Suradi adalah jawaban dari perang kita melawan Covid-19 atau Corona yang sedang menjadi wabah di Indonesia bahkan ditetapkan sebagai pandemi global oleh WHO," kata Ketua umum Relawan Jokowi, HM Darmizal MS dalam pernyataan persnya, Kamis (21/5/2020).

Dia menjelaskan, saat ini bangsa Indonesia sangat membutuhkan Suradi karena saat ini banyak negara berlomba-lomba mencari vaksin penangkal Covid-19 yang belum juga ditemukan.

"Jika hasil temuan Suradi bermanfaat dan ampuh, maka sangat banyak yang dapat segera diselamatkan dan pulihnya kehidupan masyarakat. Apalagi herbal tersebut murah harganya," kata dia. 

"Jadi, sangat bagus bapak Presiden memanggil Suradi untuk menjelaskan secara detail tentang herbal anti virus yang ditemukan dan dikembangkannya jauh sebelum virus asal Wuhan itu mewabah di China," jelas Darmizal menambahkan.

"Bapak Presiden Jokowi sudah sering berdialog dengan orang berkemampuan tertentu di Istana. Jadi saya haqqul yakin, beliau akan memanggil Suradi," imbuhnya.

Darmizal mengaku mendapat informasi bahwa Dr. Suradi sudah 25 tahun mengkaji berbagai virus.

"Pengalamannya yang begitu panjang dapat dijadikan literatur yang membuat kita coba meyakini bahwa temuannya adalah sesuatu yang bermanfaat dan ampuh untuk menekan jumlah yang terjangkit atau bahkan kematian akibat Covid-19 di Indonesia," kata Darmizal.

"Jangan sampai Suradi yang dipandang unik dengan temuan herbalnya oleh berbagai tokoh anti virus dunia justru nantinya dimanfaatkan pihak asing. Karena rendahnya apresiasi kita terhadap temuan anak bangsa ini," jelasnya.

Sebelumnya, Laksmana TNI Suradi Senin, 27 April 2020, memperkenalkan ramuan herbal karya kerja keras para ahli mikro biologi.

Halaman
12
Penulis: Choirul Arifin
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved