Kamis, 23 April 2026

Virus Corona

New Normal, TNI-Polri Awasi Warga Saat Beraktivitas

Mal atau pusat perbelanjaan akan dibuka dengan pembatasan jumlah pengunjung.

Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Dalam rangka menyongsong kehidupan baru (new normal) di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisan Negara Republik Indonesia (Polri) akan menggelar pendisiplinan protokol kesehatan di 1.800 titik yang berada di 4 (empat) Provinsi dan 25 Kabupaten/Kota. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) Hadi Tjahjanto, S.I.P., saat mengecek kesiapan penerapan prosedur standar protokol kesehatan yang ditinjau oleh Presiden RI Ir. H. Joko Widodo di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (26/5/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI/Kolonel Sus Taibur Rahman 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Personel TNI-Polri ikut terjun dalam pendisiplinan masyarakat menjelang penerapan 'New Normal' di 1.800 Objek yang ada di empat wilayah yakni Jakarta, Bekasi, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa jajaran TNi nantinya akan mengawasi masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas.

"Kedua dalam berkegiatan harus jaga jarak aman kemudian kita sediakan tempat mencuci tangan atau hand sanitizer, mudah-mudahan dengan kegiatan ini tahap pertama bisa berjalan dengan baik," kata Hadi saat mendampingi Presiden meninjau stasiun MRT, Jakarta, Selasa (26/5/2020).

Untuk tahap pertama penerapan new normal, menurut Hadi, mal atau pusat perbelanjaan akan dibuka dengan pembatasan jumlah pengunjung.

Misalnya dengan kapasitas 1000 orang hanya boleh dikunjungi 500 orang saja.

"Ini kita awasi, kemudian tempat makan harusnya 500 hanya 200 saja," katanya.

Menurutnya TNI akan berkoordinasi dengan Polri, gugus tugas dan pemerintah daerah dalam pendisiplinan masyarakat saat tahapan new normal nanti.

Baca: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Ditunda, Apa Alasannya?

Baca: Dapat Segepok Uang THR dari Irwan Mussry, Dul Malah Kaget Ada Tamu Istimewa Ini

Baca: Tanggapi Kabar Mall akan Buka Pada 5 Juni, Anies Baswedan Membantah, Singgung soal Perpanjang PSBB

Baca: Terakhir Hari Ini Rabu 27 Mei, Cara Foto Stand Meter Listrik Mandiri: Jangan Sampai Blur

Ia berharap dengan adanya pengawasan tersebut, masyarakat dapat beraktivitas, dan aman dari Covid-19.

"Oleh sebab itu saya mohon dukungan dari seluruh rekan-rekan untuk berhasilnya pelaksanaan pendisplinan protokol kesehatan tersebut mudah-mudahan 4 provinsi dan 25 kabupaten atau kota tersebut R0 bisa turun sampai 0,7 sampai bawah lagi yang lebih bagus," ujarnya.

Hadi mengatakan bahwa peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung persiapan pendisiplinan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan, saat 'new normal' nanti.

Sehingga, masyarakat nanti bisa melaksanakan kegiatan dengan aman dari penyebaran Covid- 19.

"Pendisiplinan protokol kesehatan ini akan dilaksanakan di 4 provinsi dan 25 kabupaten kota, objeknya adalah tempat-tempat lalu lintas masyarakat, mal-mal, pasar-pasar rakyat, tempat pariwisata," kata Hadi.

Menurut Jenderal Angkatan Udara itu total ada sekitar 1800 objek yang akan dilaksanakan pendisiplinan dengan menerjunkan personel TNI dan Polri.

Empat wilayah yang akan diterapkan pendisiplinan tersebut yakni DKI Jakarta, Bekasi, Sumatera Barat, dan Gorontalo.

"Pelaksanaan pendisiplinan dilaksanakan bertahap seperti saat ini di tempat lalu lintas
masyarakat, stasiun kereta, kemudian siang nanti rencananya presiden juga akan meninjau adalah tempat niaga khsusunya food hall di Bekasi dan tempat-tempat untuk mendukung kepentingan masyarakat seperti apotik, penjualan obat terus kita awasi," tuturnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved