Breaking News:

Edhy Prabowo Ajukan Anggaran Stimulus Untuk Nelayan Rp 1,24 Triliun

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, telah mengajukan stimulus anggaran sebesar Rp1,24 triliun

tangkapan layar YouTube KompasTV
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengatakan, telah mengajukan stimulus anggaran sebesar Rp1,24 triliun guna penguatan nelayan budidaya dan nelayan tangkap selama pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal itu disampaikan Edhy Prabowo usai mengikuti saat rapat terbatas yang dipimpin Presiden Jokowi terkait Insentif bagi Petani dan Nelayan Dalam Rangka Menjaga Ketersediaan Bahan Pokok, melalui video conference, Kamis (28/5/2020).

"Kami mengusulkan, anggaran untuk stimulus kegiatan APBN 2020 dalam rangka penguatan di sektor nelayan tangkap dan nelayan budidaya. Kami mengajukan anggaran tambahan untuk Rp 1,24 triliun," kata Edhy Prabowo.

Baca: Bareskrim Polri Tahan 3 Tersangka dari 3 Perusahaan Terkait Tuduhan Exploitasi ABK Long Xin 629

Edhy Prabowo pun menjelaskan terkait total anggaran tersebut diperuntukkan bagi bantuan nelayan sebesar Rp413,27 miliar, bantuan pembudidaya Rp406,55 miliar, pengolah dan pemasaran Rp36,07 miliar.

Kemudian bantuan petambak garam Rp54,1 miliar, pengawasan SDA kelautan dan perikanan untuk mengawasi kapal asing pencuri ikan Rp106,48 miliar dan pengawalan/pengawasan audit internal Rp8 miliar.

Ia mengatakan, stimulus akan dioptimalkan agar kegiatan menangkap ikan di laut oleh nelayan tidak lagi mengalami kesulitan terkait akses masuk laut.

Baca: Mengatasi Depresi Pascapersalinan

"Kemudian pembudidaya kita melakukan bantuan-bantuan untuk benih dan indukan serta sarana dan prasarana pembudidaya," ucap Edhy.

Sementara bagi pembudidaya tangkap, pemerintah akan membantu pembudidaya di mana pembudidaya juga akan diminta menyiapkan cold storage berbagai ukuran untuk mengantisipasi penyerapan hasil budidaya yang belum sempurna.

Baca: Segera Login sensus.bps.go.id untuk Isi Sensus Penduduk Online 2020, Berakhir 29 Mei

Alasannya, sejumlah daerah masih memberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Pengawasan kita perlu menjaga laut karena pada saat pemotongan kemarin ini cukup juga yang kita potong dan sebagian kita minta kembalikan," jelas Edhy.

Berita Populer
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved