Breaking News:

DPR Bertekad Hasilkan UU Pemilu yang Berlaku Hingga 20 Tahun

Komisinya itu bertekad menjadikan RUU Pemilu sebagai produk hukum yang berlaku hingga 20 tahun ke depan

Kementerian ATR/BPN
Ahmad Doli Kurnia saat memberikan sambutan pada Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI dalam Rangka Reses Masa Persidangan Tahun 2020, Senin (2/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagian kalangan atau aktivis demokrasi kerap kali mengkritisi UU Pemilu yang selalu direvisi setiap lima tahun sekali.

Hal itu membuktikan produk hukum yang dihasilkan hanya berlaku jangka pendek, tidak dirumuskan untuk jangka panjang.

Baca: Kemendagri Minta Pelibatan Aktif Masyarakat di Tahapan Pilkada

Seperti halnya sekarang.

RUU Pemilu itu pun sedang menjadi program legislasi nasional (prolegnas) yang menjadi RUU inisiatif DPR RI.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan komisinya memberikan perhatian yang serius untuk membahas RUU Pemilu itu.

Komisinya itu bertekad menjadikan RUU Pemilu sebagai produk hukum yang berlaku hingga 20 tahun ke depan.

Hal itu dikatakannya dalam diskusi virtual bertajuk 'Menyoal RUU Tentang Pemilu dan Prospek Demokrasi Indonesia', Selasa (9/6/2020).

"Kami ingin sebetulnya Undang-Undang Pemilu ini adalah undang-undang pemilu yang tidak kita bahas dalam lima tahun sekali, supaya undang-undang kita ini bisa berlaku paling tidak 15 sampai 20 tahun kedepan," kata Doli.

"Sehingga kita tidak trial and error terus setiap lima tahun sekali," ujar Doli.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved