Ibadah Haji 2020

Menteri Agama: Presiden Tidak Ingin Penyelenggaraan Haji 2020 Batal

Justru Jokowi yang meminta tenggat waktu pembatalan pemberangkatan jemaah haji diundur dari awalnya pada 20 Mei lalu

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Muhammad Rizki Hidayat/Tribun Jakarta
Menteri Agama Fachrul Razi (tengah), saat diwawancarai awak media, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat pagi (13/3/2020) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan keputusan pembatalan pemberangkatan jemaah haji pada tahun 2020 ini bukan atas perintah Presiden Joko Widodo.

Menurut Fachrul Razi, keputusan pembatalan tersebut merupakan tanggung jawabnya.

Baca: Komisi VII Puji Kinerja Pertamina di Bawah Kepemimpinan Nicke

Mengingat kebijakan tersebut diambil olehnya, sebagai bagian dari tugas pokok sebagai Menteri Agama.

"Itu bukan perintah bapak presiden, tapi pertimbangan kami, dan kalau ada yang salah tentu saja itu tanggung jawab Menteri Agama, karena itu menjadi tupoksinya menteri agama," ujar Fachrul dalam diskusi webinar, Selasa (9/6/2020).

Fachrul mengungkapkan justru Jokowi yang meminta tenggat waktu pembatalan pemberangkatan jemaah haji diundur dari awalnya pada 20 Mei lalu.

Setelah permintaan tersebut akhirnya tenggat waktu dimundurkan menjadi 1 Juni 2020.

"Itu bukan karena pertunjuk bapak presiden. Bapak presiden memberikan arahan justru sangat positif pada saat kami mengajukan deadline tanggal 20 Mei. beliau bilang bisa diundur nggak? Undur aja lah menjadi tanggal 1 Juni," ungkap Fachrul.

Menurutnya sikap ini menunjukan Jokowi tidak ingin penyelenggaraan ibadah haji pada tahun ini batal.

"Ini menunjukkan beliau betul-betul ingin sekali supaya haji ini tidak sampai batal," tutur Fachrul.

Dirinya mengatakan telah meminta pendapat hukum dari Kementerian Hukum dan HAM dalam mengambil keputusan ini.

Fachrul juga meminta masukan dari ormas Islam untuk memutuskan kebijakan ini.

"Kami kemudian berdiskusi internal kami minta masukan dari teman-teman terkait dari ormas-ormas terkait kemudian kami ambil keputusan itu," tutur Fachrul.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Agama akhirnya memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji dari Indonesia pada tahun ini.

"Pemerintah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jamaah haji pada tahun 1441 Hijriah atau tahun 2020 masehi," Menteri Agama Fachrul Razi.

Baca: Jangan Dipaksa, Begini Cara yang Tepat untuk Menumbuhkan Minat dan Bakat Anak Sejak Dini

Keputusan ini diambil setelah pemerintah Arab Saudi tidak juga membuka akses kepada negara manapun untuk menyelenggarakan ibadah haji.

Pemerintah Arab Saudi masih menutup akses untuk haji dan umroh akibat pandemi virus corona. 
 

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved