Breaking News:

Anwar Budiman, Sosok Pengacara 'Berkaki' Tiga

Satu kaki berpijak di ranah buruh, satu kaki lain menapak di industri atau perusahaan, dan satu kaki lainnya lagi berdiri tegak di ranah pendidikan.

Istimewa
Dr Anwar Budiman SH SE MH MM. 

"Saya selalu mengedepankan profesionalisme dalam bekerja di mana pun, karena profesionalisme itulah yang dapat mengatasi conflict of interest dan split of personality," ungkap Anwar Budiman di Jakarta, Sabtu (20/6/2020).

Saat ini Anwar yang profesi utamanya sebagai advokat atau pengacara itu tercatat sebagai dosen Pascasarjana Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Krisnadwipayana, Jakarta.

Pria kelahiran Jakarta, 23 Agustus 1970 ini juga aktif melakukan advokasi atau pembelaan terhadap kaum buruh.

Baca: Dituntut 10 Tahun Penjara, Imam Nahwari Seret Nama Taufik Hidayat: Dia juga Tersangka Perantara Suap

Anwar juga menjadi konsultan sejumlah perusahaan bonafid di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi), Karawang, Jawa Barat, dan Surabaya, Jawa Timur, di antaranya PMA dari Jepang.

Sudah lebih dari 20 tahun Anwar berkecimpung menjadi konsultan hukum perusahaan.

Bahkan ia pernah bekerja di perusahaan besar dengan posisi terakhir sebagai General Manager.

Saat menjalankan perannya yang berbeda-beda itu, Anwar berpegang teguh dan menjunjung tinggi profesionalisme.

Saat mengadvokasi buruh, misalnya, Anwar berperan selayaknya aktivis perburuhan yang memperjuangkan nasib buruh yang di Indonesia ini mayoritas belum beruntung.

Dr Anwar Budiman.
Dr Anwar Budiman. (Ist for tribunnews.com)

Ia bersikap dan bertindak dari sudut pandang dan kacamata buruh, supaya ketentuan di dalam Undang-Undang (UU) No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dipenuhi semua.

"Yang alot biasanya soal upah minimum buruh, di samping hak-hak normatif buruh yang harus dipenuhi pengusaha," kata Anwar.

Halaman
1234
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved