Breaking News:

Rapat dengan Komisi III DPR, KPK-BNN-PPATK Minta Tambahan Anggaran

Rapat mengagendakan pembahasan Rancangan Kerja Anggaran (RKA) K/L dan Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) K/L untuk tahun anggaran 2021

Tribunnews.com/Chaerul Umam
Rapat Dengar Pendapat Komisi III DPR dengan Ketua KPK, Kepala BNN dan Kepala PPATK, Kamis (25/6/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PATK), Kamis (25/6/2020).

Rapat mengagendakan pembahasan Rancangan Kerja Anggaran (RKA) K/L dan Rancangan Kerja Pemerintah (RKP) K/L untuk tahun anggaran 2021.

Baca: DPR Apresiasi Kinerja 2020 dan Dukung Penambahan Anggaran Kemensos TA 2021 Jadi Rp91,911 Triliun

Dalam kesempatan itu, Ketua KPK Firi Bahuri mengungkapkan KPK mendapatkan pagu indikatif 2021 sebesar Rp 955,08 miliar.

Anggaran tersebut masuk ke dalam 4 progra.

Yaitu program dukungan manajemen; program pendidikan dan peran serta masyarakat; program pencegahan dan mitigasi korupsi; program penindakan korupsi.

Namun, Firli mengatakan kebutuhan anggaran KPK pada 2021 mencapai Rp 1,8 triliun.

Karena itu, KPK meminta tambahan anggaran sebesar Rp 925,8 miliar.

"Sehingga usulan kami, sudah kami ajukan surat, usulan tambahan KPK yaitu Rp 925,8 miliar," kata Firli di Ruang Rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta.

"Mudah-mudahan dapat dikabulkan sehingga upaya dan strategi kita memberantas korupsi dapat berjalan lancar dan berkelanjutan," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BNN Heru Winarko menjelaskan pagu indikatif 2021 yang didapat BNN sebesar Rp 1,6 triliun dan mengusulkan tambahan anggaran sebesar

"Berdasarkan pagu anggaran 2021, BNN mendapatkan sebesar RP 1.689.992.511.000. Namun dengan adanya kebijakan pengarahan yang masih berproses sampai dengan ketetapan anggaran 2021 BNN mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 234.054.960.000," kata Heru.

Terakhir, Kepala PPATK Dian Ediana Rae mengungkapkan lembaganya mendapatkan anggaran 2021 sebesar 224 miliar.

Baca: Bahas Anggaran 2021, KPK-BNN-PPATK Rapat dengan Komisi III DPR RI

Namun, anggaran tersebut belum mencukupi kebutuhan anggaran PPATK 2021 dan mengusulkan tambahan anggaran sebesar 29 miliar.

"Mohon kiranya dalam forum ini pimpinan Komisi III DPR berkenan mendukung dan menyetujui pagu anggran Rp 29,9 miliar dan dapat dialokasikan dalam penerapan pagu anggaran PPATK 2021," ujarnya.

Berita Populer
Penulis: chaerul umam
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved